
SYLVAIN THOMAS/AFP CAPAIAN ISTIMEWA: Selebrasi gelandang serang Olympique Marseille Dimitri Payet dalam laga melawan AC Ajaccio di Stade Velodrome kemarin dini hari (9/10) WIB.
JawaPos.com – Keputusan Dimitri Payet kembali ke Olympique Marseille (OM) lima tahun silam dari West Ham United lebih dikenal sebagai kemunduran karier.
Indikasinya, sejak saat itu, dia tidak lagi menjadi andalan timnas Prancis.
Payet hanya dimainkan enam kali oleh entraineur Didier Deschamps. Bandingkan ketika dia memiliki peran tak tergantikan ketika Les Bleus menembus final Euro 2016.
Payet berkontribusi dengan mencetak 3 gol dan 2 umpan gol dari 7 penampilan.
Tetapi, Dimi –sapaan Payet– justru nyaman dengan keputusannya kembali ke OM setelah periode pertama pada 2013–2015. Pada musim 2018–2019, dia berhasil membukukan 100 umpan gol di Ligue 1.
Capaian yang dilengkapinya kemarin dini hari (9/10) WIB dengan 100 gol. Meski, OM kalah 1-2 oleh AC Ajaccio dalam journee kesepuluh Ligue 1 di Stade Velodrome.
Payet menjadi pemain pertama yang menorehkan dua rekor tersebut. ”Kau adalah 100-ku. Aku mencintaimu, OM.” Begitu tulisan dalam bahasa Prancis di jersey yang dibentangkan Payet saat berselebrasi.
Gol kemarin sekaligus menjadi yang pertama bagi Payet musim ini. Dia pun selalu mencetak gol di Ligue 1 sejak musim 2008–2009.
”Aku sudah melewati 100 umpan gol (kini mengoleksi 128 umpan gol, Red) dan sekarang nominal gol. Capaian pribadi yang istimewa,” ungkap Payet di akhir pertandingan seperti dilansir L’Equipe.
Capaian spesial Payet bisa menjadi sarana meredakan ketegangan antara dia dan entraineur Igor Tudor. Pemicunya, musim ini Payet mulai disisihkan Tudor dari starting XI.
Dari sembilan laga yang dimainkan, pemain 35 tahun itu hanya lima kali starter.
Hanya, status sebagai kapten Les Phoceens dan usia yang mendekati pensiun (kontrak habis 2024) membuat Payet bersikap dewasa.
”Hubungan kami (dengan Tudor, Red) baik-baik saja. Kami memiliki pertandingan setiap tiga hari (sehingga rotasi adalah hal normal, Red). Sebaliknya, ketika dipercaya, Anda harus selalu tampil bagus,” beber Payet kepada Prime Video.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
