
striker SL Benfica Darwin Nunez bersama wide attacker Liverpool FC Diogo Jota dan Luis Diaz bakal bersaing dalam laga di Estadio da Luz, Lisbon, dini hari nanti (6/4). PAUL ELLIS/AFP
JawaPos.com – Primeira Liga termasuk favorit bagi pelatih Liverpool FC Jurgen Klopp dalam pencarian pemain di lini serang.
Meski sudah memiliki Diogo Jota dan Luis Diaz, Klopp masih menginginkan striker SL Benfica Darwin Nunez. Nama terakhir memang banyak dibicarakan musim ini.
Nunez yang mengoleksi 27 gol, 21 gol di antaranya di Primeira Liga, dari 34 penampilan layaknya permata baru di Eropa.
Dengan usia masih muda, 22 tahun, Nunez menjadi alternatif bagi klub top Eropa dalam berinvestasi di lini serang manakala Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain) dan Erling Haaland (Borussia Dortmund) terlalu mahal banderolnya.
”Anak muda yang hebat. (Striker) berikutnya dari Uruguay (setelah Edinson Cavani dan Luis Suarez, Red),” puji Klopp kepada HITC.
Pujian Klopp tidak hanya berkaitan dengan pertemuan LFC melawan Benfica dalam first leg perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/Vidio pukul 02.00 WIB).
LFC diklaim O Jogo juga meminati striker yang dibanderol GBP 60 juta (Rp 1,12 triliun) oleh Benfica tersebut.
”Dia hanya bermain satu babak dalam laga terakhir bersama Benfica dan saya kira karena dia baru kembali dari agenda internasional.''
''Jadi, dia akan bermain sejak menit awal melawan kami dan kami harus memastikan dia tidak akan banyak mendapatkan bola,” beber Klopp.
Nunez sekaligus akan menunjukkan bahwa dirinya lebih baik dari dua alumnus pemain lini serang Primeira Liga milik LFC, Jota dan Diaz.
Apalagi, Jota dan Diaz sama-sama mantan pemain FC Porto. Klub tersebut notabene rival klasik SL Benfica. Duel kedua tim berjuluk O Classico.
Tidak menutup kemungkinan Klopp memberi kesempatan kepada Jota-Diaz di lini serang LFC mengingat pengalaman mereka bersama FC Porto.
Dua pemain itu total sudah tampil dalam 11 laga melawan Benfica. Hasilnya, Jota mencetak 2 gol, sedangkan Diaz dengan 1 gol dan 1 umpan gol. Khusus Jota, statistik golnya dicatat saat masih membela Pacos de Ferreira.
”Mereka (Jota dan Diaz) terbukti bisa langsung menyatu dengan permainan Liverpool. Mereka tidak kalah memberi ancaman selain (Mohamed) Salah dan (Sadio) Mane,” tutur pelatih interim SL Benfica Nelson Verissimo di laman resmi klub.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
