Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 April 2022 | 16.14 WIB

Preview SL Benfica vs Liverpool FC: O Classico di Lini Serang

striker SL Benfica Darwin Nunez bersama wide attacker Liverpool FC Diogo Jota dan Luis Diaz bakal bersaing dalam laga di Estadio da Luz, Lisbon, dini hari nanti (6/4). PAUL ELLIS/AFP - Image

striker SL Benfica Darwin Nunez bersama wide attacker Liverpool FC Diogo Jota dan Luis Diaz bakal bersaing dalam laga di Estadio da Luz, Lisbon, dini hari nanti (6/4). PAUL ELLIS/AFP

JawaPos.com – Primeira Liga termasuk favorit bagi pelatih Liverpool FC Jurgen Klopp dalam pencarian pemain di lini serang.

Meski sudah memiliki Diogo Jota dan Luis Diaz, Klopp masih menginginkan striker SL Benfica Darwin Nunez. Nama terakhir memang banyak dibicarakan musim ini.

Nunez yang mengoleksi 27 gol, 21 gol di antaranya di Primeira Liga, dari 34 penampilan layaknya permata baru di Eropa.

Dengan usia masih muda, 22 tahun, Nunez menjadi alternatif bagi klub top Eropa dalam berinvestasi di lini serang manakala Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain) dan Erling Haaland (Borussia Dortmund) terlalu mahal banderolnya.

”Anak muda yang hebat. (Striker) berikutnya dari Uruguay (setelah Edinson Cavani dan Luis Suarez, Red),” puji Klopp kepada HITC.

Pujian Klopp tidak hanya berkaitan dengan pertemuan LFC melawan Benfica dalam first leg perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/Vidio pukul 02.00 WIB).

LFC diklaim O Jogo juga meminati striker yang dibanderol GBP 60 juta (Rp 1,12 triliun) oleh Benfica tersebut.

”Dia hanya bermain satu babak dalam laga terakhir bersama Benfica dan saya kira karena dia baru kembali dari agenda internasional.''

''Jadi, dia akan bermain sejak menit awal melawan kami dan kami harus memastikan dia tidak akan banyak mendapatkan bola,” beber Klopp.

Nunez sekaligus akan menunjukkan bahwa dirinya lebih baik dari dua alumnus pemain lini serang Primeira Liga milik LFC, Jota dan Diaz.

Apalagi, Jota dan Diaz sama-sama mantan pemain FC Porto. Klub tersebut notabene rival klasik SL Benfica. Duel kedua tim berjuluk O Classico.

Tidak menutup kemungkinan Klopp memberi kesempatan kepada Jota-Diaz di lini serang LFC mengingat pengalaman mereka bersama FC Porto.

Dua pemain itu total sudah tampil dalam 11 laga melawan Benfica. Hasilnya, Jota mencetak 2 gol, sedangkan Diaz dengan 1 gol dan 1 umpan gol. Khusus Jota, statistik golnya dicatat saat masih membela Pacos de Ferreira.

”Mereka (Jota dan Diaz) terbukti bisa langsung menyatu dengan permainan Liverpool. Mereka tidak kalah memberi ancaman selain (Mohamed) Salah dan (Sadio) Mane,” tutur pelatih interim SL Benfica Nelson Verissimo di laman resmi klub.

 

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore