
Performa Bayern Munchen masih belum stabil pada awal musim ini.
JawaPos.com - Skuad Bayern Munchen boleh jadi tak bisa tidur nyenyak dalam beberapa hari terakhir. Usai kalah 0-2 di kandang Hertha Berlin, Sabtu (29/9), kini mereka akan kembali berhadapan dengan tim kuat asal Belanda, Ajax Amsterdam. Laga matchday 2 ini menjadi penentu siapa yang lebih layak berada di puncak klasemen sementara Grup E.
Saat ini Ajax memang berada di peringkat pertama berkat kemenangan 3-0 atas AEK di matchday 1. Bayern yang menang 2-0 atas Benfica harus rela berada di peringkat kedua karena kalah selisih gol. Sebuah kemenangan di laga ini akan membawa Bayern melewati Ajax di Grup E.
Untuk bisa meraih hasil maksimal melawan Ajax, ada satu hal yang harus diwaspadai tuan rumah. Bayern tidak boleh kebobolan lebih dulu dari tamunya. Hasil buruk diraih Bayern ketika lawan mencetak gol lebih dulu. Seperti yang terlihat dalam laga melawan Hertha.
Catatan khusus juga diberikan kepada kiper Manuel Neuer. Sebab, dalam dua pertandingan terakhir Bayern selalu ada noda buat sang kapten. Gawang Neuer selalu jebol oleh lawan-lawannya. Dalam dua laga terakhir, kiper 32 tahun itu kebobolan tiga gol.
Neuer dituntut untuk mengembalikan superioritasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia. Momen itu tiba Rabu (3/10) dini hari nanti ketika Bayern menjalani matchday 2 Liga Champions versus Ajax di Allianz Arena.
“Ketika lawan Hertha Berlin (29/9) kami tak 100 persen fokus di babak pertama. Melawan Ajax hal tersebut tidak boleh terulang,” kata Neuer seperti dikutip Goal.
Sejak Niko Kovac didapuk sebagai der trainer Bayern, Neuer pun kembali mendapat kepercayaan buat tampil sebagai pilihan utama. Dalam sembilan laga di semua ajang, Neuer mencatatkan lima kali clean sheet.
Namun, statistik kebobolan Neuer musim ini lebih sering terjadi di babak pertama. Dari lima gol ke gawang kiper Timnas Jerman saat juara Piala Dunia 2014 itu, dua terjadi di babak pertama dan tiga di babak kedua.
“Di Liga Champions kami harus meningkatkan konsentrasi, semua masih sangat mungkin terjadi. Namun kami punya modal kemenangan 2-0 di matchday 1 (melawan Benfica),” ujar Neuer.
Sementara itu, dalam situs resmi Bayern, Niko Kovac mengatakan Ajax dan Bayern merupakan kutub sepak bola Eropa dekade 1970-an. Dan pertemuan kali ini akan sama sengitnya dengan yang terjadi setelah 40 tahun rivalitas keduanya terjadi.
5 Pertandingan Terakhir Bayern
29/09/18: Hertha BSC 2-0 Bayern
26/09/18: Bayern 1-1 Augsburg
22/09/18: Schalke 04 0-2 Bayern
20/09/18: Benfica 0-2 Bayern
15/09/18: Bayern 3-1 Bayer Leverkusen
5 Pertandingan Terakhir Ajax
30/09/18: Fortuna Sittard 0-2 Ajax
27/09/18: HVV Te Werve 0-7 Ajax
23/09/18: PSV Eindhoven 3-0 Ajax
19/09/18: Ajax 3-0 AEK Athens
16/09/18: Ajax 3-0 Groningen
Perkiraan Susunan Pemain
Bayern Munchen (4-5-1): 1-Neuer; 32-Kimmich, 5-Hummels, 17-Boateng, 27-Alaba; 10-Robben, 25-Mueller, 6-Thiago, 11-James, 7-Ribery; 9-Lewandowski
Pelatih: Niko Kovac
Ajax Amsterdam (3-5-2): 24-Onana; 12-Mazraoui, 4-De Ligt, 17-Blind, 31-Tagliafico; 15-Eiting, 20-Schoene; 22-Ziyech, 7-Neres, 10-Tadic; 25-Dolberg
Pelatih: Erik ten Hag

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
