
Swiss akan mendapat dukungan penuh dari warga Kosovo
JawaPos.com - Kosovo adalah negara yang memisahkan dari Serbia. Mereka menyatakan diri sebagai negara merdeka pada Februari 2008. Kosovo sendiri gagal lolos ke Piala Dunia 2018. Mereka tampil buruk di babak kualifikasi. Namun, meski memiliki kedekatan dengan Serbia, mereka tak akan mendukungnya saat negara tersebut melawan Swiss pada Sabtu (23/6) dini hari WIB. Warga Kosovo dipastikan justru mendukung Swiss dan berharap bisa mengalahkan Serbia.
Itu tak lepas keberadaan tiga pemain di Timnas Swiss yang memiliki darah keturunan Kosovo. Mereka adalah Xherdan Shaqiri, Valon Behrami, dan Granit Xhaka. Bahkan, Shaqiri dan Behrami lahir di Kosovo.
Ternyata, para pemain Swiss yang memiliki darah keturunan Kosovo juga menginginkan negara tersebut lebih mendukung Swiss ketimbang Serbia. Salah satunya Shaqiri. Bahkan, sejak dari undian, Shaqiri berharap Kosovo mendukung Swiss.
"Saya senang dengan grup ini. Kami akan melawan Serbia dan kami akan didukung pecahan negara mereka, Kosovo," sebut Shaqiri.
Sementara itu, Behrami lebih ekstrem. Sang paman, Qaush Behrami akan mendukung ponakannya dan tim Swiss untuk bisa mengalahkan Serbia. Dia menyebut kedua orang tua Behrami menderita selaman tinggal di Kosovo saat masih menjadi bagian dari Serbia. "Kedua orang tuah keponakan saya kehilangan pekerjaan dan bapaknya dipenjara," jelas Qaush seperti dilansir Worldfootball.
Perlu diketahui, saat terjadi perang etnik pada 1998-199 yang melibatkan etnik Kosovo-Albania, keluarga Behrami, Xhaka, dan Shaqiri memilih mengungsi ke Swiss. Hingga saat ini, ada sekitar 200 ribu etnik Kosovo-Albania yang tinggal di Swiss. Jumlah itu cukup banyak mengingat populasi penduduk Kosovo sendiri hanya 1,8 juta jiwa.
Bahkan, Perdana Menteri Kosovo, Ramush Haradinaj, juga tinggal di Swiss. Dia bekerja di sana dan menjadi instruktur karate sebelum kembali ke Kosovo dan terjun ke dunia politik.
Berdasar beberapa hal tersebut, tak mengejutkan andai Kosovo akan mendukung Swiss ketimbang Serbia. "Sebagian warga Kosovo akan di depan layar lebar untuk mendukung Swiss mengalahkan Serbia," ucap seorang guru asal Kosovo, Daut Maloku. "Ketika Swiss bermain, mereka memainkan sepak bola yang identik dengan Kosovo," timpal warga bernama Qahil Halili.
"Fans Kosovo akan merayakan dengan pesta andai Swiss menang atas Serbia. Bahkan, pesta fans Kosovo lebih meriah ketimbang fans Swiss," sebut jurnalis asal Kosovo, Shkumbin Sekiraqa.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
