
Marco Verratti ungkapkan fakta bahwa sebenarnya para pemain Barcelona telah menyerah
JawaPos.com - Gelandang Paris Saint-Germain, Marco Verratti, mengungkapkan fakta mengejutkan. Bukan terkait kesedihan lantaran PSG akhirnya gagal melaju ke perempat final usai kalah 1-6 di Camp Nou, melainkan sikap para pemain Barcelona dalam laga tersebut.
Seperti diketahui, Barcelona secara luar biasa berhasil melakoni comeback gemilang dengan menang 6-1 pada Kamis (9/3) dini hari WIB. Kekalahan 0-4 pada leg pertama pun tetap membuat mereka melaju dengan keunggulan agregat 6-5.
Akan tetapi, Verratti mengungkapkan bahwa para pemain Barcelona telah menyerah saat kedudukan 3-1. Barcelona unggul 3-0 hingga menit ke-61. Kemudian, Edinson Cavani membuat PSG mencetak gol tandang pada menit 62 dan membuat agregat menjadi 3-5.
Sejak gol itu, Verratti menyebut para pemain Barcelona telah menunjukkan sikap menyerah. Pasalnya, mereka harus mencetak tiga gol untuk bisa lolos. Sebuah hal yang menurut mereka sungguh berat.
"Setelah Cavani mencetak gol, kami merasa dalam posisi aman. Saya kemudian berbicara dengan beberapa pemain Barcelona dan mereka mengatakan bahwa laga telah berakhir. Artinya, mereka telah menyerah karena tak yakin bisa mencetak tiga gol," sebut Verratti kepada L'Equipe.
Hanya saja, keajaiban terjadi. Hanya dalam tempo 7 menit sebelum laga berakhir, Barcelona mampu mencetak 3 gol dan membuat pemain PSG dilanda kesedihan, terutama Verratti. "Tiga gol dalam 7 menit, saya tak bisa menjelaskannya. Inilah sepak bola," imbuh Verratti.
"Ini adalah pertandingan yang tak akan saya lupakan. Saya berharap ini menjai pelajaran bagi semua pesepak bola," bebernya.
Mantan gelandang Pescara itu lantas menyebut Barcelona memang pantas lolos ke babak perempat final. "Kami benar-benar kesulitan bermain di Camp Nou. Mereka melakukan pressing ketat secara cepat dan membuat kami tak bisa berbuat banyak. Di babak kedua, kami sedikit lebih baik. Tapi, motivasi Barcelona untuk lolos lebih tinggi," ucapnya.
Verratti pun memiliki pendapat berbeda dengan pelatih Unai Emery. Dia tak melihat faktor kegagalan PSG karena putusan wasit, melainkan karena kualitas yang dimiliki Barcelona. "Kami semua sedih. Tapi, kami harus tetap menerimanya dengan kepala tegak karena kami laki-laki. Kekalahan 1-6 bukan karena wasit. Ini tanggung jawab kami sebagai pemain," pungkas Verratti. (epr/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
