
Club Brugge tahan imbang Atletico Madrid 3-3 di Liga Champions. (Istimewa)
JawaPos.com–Pertandingan leg pertama playoff fase gugur Liga Champions antara Club Brugge dan Atletico Madrid menyuguhkan drama enam gol. Duel yang digelar di Jan Breydel Stadium, Kamis (19/2), berakhir imbang 3-3.
Atletico langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan tinggi yang mereka terapkan membuahkan hasil saat laga baru berjalan delapan menit. Wasit menunjuk titik putih setelah Joaquin Seys kedapatan melakukan handball di kotak terlarang.
Julian Alvarez yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugas dengan sempurna. Sepakan kerasnya ke sisi gawang tak mampu diantisipasi Simon Mignolet. Atletico unggul cepat 1-0.
Tertinggal satu gol, Brugge mencoba keluar dari tekanan. Beberapa peluang sempat tercipta melalui Raphael Onyedika dan Nicolo Tresoldi. Namun, kiper Atletico, Jan Oblak, tampil sigap di bawah mistar dan menggagalkan kesempatan tuan rumah.
Menjelang turun minum, Atletico kembali menunjukkan efektivitasnya. Berawal dari situasi sepak pojok Alvarez, bola mampu disambut Ademola Lookman menjadi gol pada menit 45+4. Tim tamu menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Memasuki babak kedua, Club Brugge tampil lebih berani. Tekanan mereka membuahkan hasil pada menit ke-51. Kemelut di depan gawang Atletico membuat bola liar disambar Onyedika untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Momentum kebangkitan Brugge berlanjut. Sembilan menit berselang, Mamadou Diakhon melakukan penetrasi dari sisi kiri dan mengirim umpan matang yang diselesaikan Tresoldi di tiang dekat. Skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan kembali terbuka.
Atletico sempat kembali memimpin pada menit ke-79 setelah Joel Ordonez melakukan gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan mendatar dari sisi kanan. Gol tersebut membuat Los Rojiblancos berada di atas angin.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar jelang laga usai. Pada menit ke-89, Christos Tzolis lolos dari penjagaan di sisi kiri pertahanan Atletico. Tembakan mendatarnya tak mampu dibendung Oblak dan mengubah skor menjadi 3-3.
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim masih sama besar. Penentuan tiket ke babak 16 besar akan ditentukan pada leg kedua di markas Atletico. Dengan skor agregat masih seimbang, laga berikutnya dipastikan berlangsung tak kalah sengit.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
