
Facundo Garces kembali membela Alaves setelah hukuman FIFA ditangguhkan. (X/@Alaves)
JawaPos.com - Facundo Garces akhirnya kembali merasakan atmosfer pertandingan kompetitif setelah berbulan-bulan absen akibat sanksi FIFA.
Bek tengah Deportivo Alaves itu mendapat kesempatan tampil kembali usai Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS) mengabulkan penangguhan sementara hukuman yang dijatuhkan FIFA.
Keputusan itu tentu menjadi angin segar bagi tujuh pemain naturalisasi yang tengah mengajukan banding.
Facundo Garces menjadi pemain terbaru dari tujuh pemain naturalisasi yang kembali beraksi di level kompetitif setelah CAS memberikan stay of execution atau penangguhan sementara terhadap larangan bermain dari FIFA.
Dengan keputusan itu, seluruh pemain yang dijatuhi sanksi diperbolehkan kembali menjalani aktivitas profesional dan tampil dalam pertandingan resmi selama proses banding berlangsung.
Bek berusia 26 tahun itu mencatatkan penampilan pertamanya sejak September 2025 bersama Deportivo Alaves saat turun sebagai pemain pengganti pada babak kedua dalam kemenangan 2-1 atas Espanyol di La Liga pada Sabtu (31/1).
Garces sebelumnya harus menepi hampir empat bulan akibat sanksi FIFA. Meskipun demikian, Garces tampil solid selama 45 menit berada di lapangan.
Sang pemain menunjukkan performa defensif yang tenang tanpa terlihat kehilangan sentuhan permainan. Kontribusinya dinilai penting dalam menjaga keunggulan Alaves hingga laga usai.
Pelatih Deportivo Alaves Eduardo Coudet memberikan pujian atas dampak instan yang diberikan Garces. Menurut Coudet, kehadiran sang bek sangat penting, terutama untuk memperkokoh lini belakang tim.
“Garces memiliki mentalitas yang luar biasa. Kami sangat merindukannya karena dia merupakan pemain penting, khususnya di sektor pertahanan,” ujar Coudet dilansir dari New Straits Times.
Coudet juga menegaskan bahwa meskipun Garces baru dimainkan di babak kedua, pemain naturalisasi Timnas Malaysia itu mampu meredam ancaman lawan secara efektif dan menjaga kestabilan permainan tim hingga peluit akhir.
Sebelumnya, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel juga telah lebih dulu kembali merumput bersama Johor Darul Ta’zim dalam laga ASEAN Club Championship melawan Shan United pada Kamis (29/1).
Nasib ketujuh pemain naturalisasi itu akan ditentukan pada 26 Februari 2026, tepatnya saat CAS menggelar sidang tatap muka di markasnya di Lausanne, Swiss.
Hingga keputusan final diambil, Garces dan rekan-rekannya masih memiliki kesempatan untuk menikmati menit bermain di lapangan, sembari menunggu akhir dari proses hukum yang tengah berjalan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
