
Pelatih Arsenal Mikel Arteta. (ig @mikelarteta)
JawaPos.com-Menjelang pertemuan kembali Arsenal dengan Brighton & Hove Albion di Stadion Emirates, Mikel Arteta tak bisa menahan diri untuk menengok ke belakang.
Ingatannya langsung tertuju pada hasil imbang yang terasa pahit musim lalu. Laga itu diwarnai kartu merah Declan Rice dan menjadi salah satu momen paling menjengkelkan bagi sang manajer.
Arsenal ditahan 1-1 Brighton pada Agustus, sebuah pertandingan yang berubah arah setelah Rice diusir keluar lapangan. Gelandang andalan The Gunners itu menerima kartu kuning kedua usai menyenggol bola dari Joel Veltman yang tengah bersiap mengambil tendangan bebas.
Keputusan tersebut memicu banyak perdebatan. Apalagi Arsenal akhirnya harus bermain dengan 10 orang.
Musim lalu memang menjadi periode yang berat dari sisi disiplin. Tim asuhan Arteta mengoleksi enam kartu merah di Liga Premier, setidaknya tiga lebih banyak dibanding tim lain mana pun.
Selain insiden Rice, Leandro Trossard juga sempat diusir dari lapangan saat menghadapi Manchester City. Sebab, dia menendang bola ke arah tribun penonton.
Saat itu, para wasit tengah gencar menindak praktik mengulur waktu. Penerapan aturan tersebut kemudian terasa lebih longgar.
Melansir ESPN, menjelang laga Sabtu (27/12), Arteta mengakui rasa frustrasi masih membekas.
"Saya ingat betul. Saya sangat kesal dengan cara kami bermain dengan 10 pemain. Jadi, semoga kali ini akan sangat berbeda,” ungkap Arteta.
Dia juga menyinggung soal perubahan pendekatan wasit musim ini.
"Saya rasa aturannya sekarang berbeda. Jadi, kami membayar mahal dengan aturan itu, dan semoga itu tidak akan terjadi lagi dan kami bisa terus bermain dengan 11 pemain," papar Arteta.
Kabar baiknya, Arsenal menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal kedisiplinan. Hingga pekan ke-17 musim ini, mereka memimpin klasemen Fair Play dengan hanya 22 kartu kuning dan tanpa satu pun kartu merah. Menanggapi catatan tersebut, Arteta tersenyum singkat.
"Saya tidak tahu. Itu bagus, sangat bagus," ujar Arteta.
Selain soal disiplin, Arteta juga memberi sinyal positif terkait kondisi Kai Havertz. Penyerang asal Jerman itu telah absen sejak pekan pembuka akibat cedera lutut.
Kai Havertz terlihat kembali berlatih pada awal pekan ini. Namun belum bisa dipastikan apakah Havertz akan langsung masuk skuad, Arteta cukup optimistis.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
