
Antoine Semenyo jadi rebutan raksasa Premier League, namun pilih Manchester City. (@antoinesemenyo)
JawaPos.com-Manchester United rela melakukan perubahan besar demi memboyong Antoine Semenyo pada bursa transfer Januari. Namun, upaya tersebut tetap tak cukup untuk meyakinkan sang winger Bournemouth, yang sejak awal hanya menaruh minat pada Manchester City.
Jurnalis transfer ternama Fabrizio Romano mengungkap, Manchester United bahkan siap mengorbankan sistem permainan andalan demi menyesuaikan peran Semenyo di Old Trafford. Sayangnya, janji tersebut tetap gagal mengubah keputusan pemain berusia 25 tahun itu.
Semenyo menjadi salah satu nama paling panas di antara klub-klub Big Six Premier League. Klausul rilis senilai GBP 65 juta yang hanya aktif pada periode 1–10 Januari. Semenyo absen dari Piala Afrika karena Ghana gagal lolos. Sehingga kepindahan pada musim dingin hampir tak terelakkan.
Tottenham Hotspur sempat mengajukan tawaran serius dan bahkan siap menjadikan Semenyo sebagai pemain dengan gaji tertinggi di klub, namun ditolak.
Liverpool hanya sebatas melakukan pendekatan awal pada November lalu. Chelsea dan Arsenal menyusul dengan pertanyaan di menit-menit akhir, tetapi persaingan sesungguhnya mengerucut pada Manchester City dan Manchester United.
Sebelumnya, beredar spekulasi bahwa United akan mengubah Semenyo menjadi wing back kiri, seiring kebiasaan pelatih Ruben Amorim menggunakan formasi 3-4-2-1. Namun Romano menegaskan, asumsi itu keliru.
"Manchester United menegaskan kepada Antoine Semenyo bahwa mereka siap mengubah sistem permainan demi dirinya," ujar Romano di kanal YouTube miliknya.
"Semenyo tidak akan dimainkan sebagai wing-back. Ide United adalah membuka pintu ke sistem baru dengan Semenyo bermain lebih ke depan," lanjut dia.
Meski United disebut melakukan upaya finansial besar, terutama pada hari terakhir negosiasi, serta bersedia menyesuaikan taktik, restu dari sang pemain tetap tak kunjung datang.
"Terlepas dari usaha finansial dan taktik yang dilakukan United, mereka tidak mendapatkan lampu hijau dari Semenyo," ungkap Romano.
Akhirnya, Semenyo memilih Manchester City, yang kini bersiap membuka pembicaraan langsung dengan Bournemouth terkait struktur transfer dan skema pembayaran.
Pelatih United, Ruben Amorim, sebelumnya telah meminta manajemen untuk all in atau tidak sama sekali pada bursa Januari. Menurut Romano, Amorim tak tertarik pada transfer jangka pendek atau pemain pelapis yang tak berdampak besar.
Semenyo dianggap sebagai pemain pembeda, tetapi dengan kegagalan ini, United kini dihadapkan pada dilema mencari penyerang lain atau menyimpan dana untuk musim panas.
United sejatinya juga mengincar gelandang tengah, namun tiga target utama Carlos Baleba, Elliot Anderson, dan Adam Wharton, diprediksi tidak akan tersedia pada Januari.
Dengan keengganan klub merekrut opsi di bawah standar, bukan tak mungkin Setan Merah menutup bursa musim dingin tanpa satu pun rekrutan, demi menyiapkan langkah besar di musim panas mendatang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
