
Massimiliano Allegri. (ig @acmilan)
JawaPos.com-Massimiliano Allegri menegaskan bahwa tim AC Milan tetap berada di jalur yang tepat untuk mencapai ambisi mereka lolos ke Liga Champions. Mereka bermain imbang 2-2 dengan Sassuolo pada Minggu (14/12) malam di Stadion Giuseppe Meazza.
Armand Lauriente mencetak gol di 15 menit terakhir untuk memastikan hasil imbang bagi tim tamu. Sassuolo unggul terlebih dahulu pada menit ke-13 melalui Ismael Kone sebelum Davide Bartesaghi mencetak gol di kedua babak membuat Rossoneri mengendalikan jalannya pertandingan.
Pada usia 19 tahun dan 350 hari, Bartesaghi adalah bek Italia termuda yang mencetak gol untuk Milan di Serie A sejak Paolo Maldini (19 tahun dan 247 hari) pada 28 Februari 1988.
Namun, dua gol dari pemain remaja itu tidak cukup bagi tim Allegri. Sebab Lauriente menutup pergerakan tim yang tertata apik dengan penyelesaian akhir pada menit ke-77 melewati Mike Maignan.
Milan mengakhiri pertandingan dengan total expected goals (xG) sebesar 1,2 dari 13 tembakan, sementara Sassuolo mencatatkan 1,1 dari delapan percobaan.
Meskipun Allegri tidak senang dengan cara timnya kebobolan, dia tetap optimistis tentang musim ini.
"Saya rasa kami bermain bagus, kami menyerang dengan baik, dan Sassuolo selalu berbahaya karena mereka memiliki kualitas dalam serangan, jadi jika Anda tidak segera merebut bola kembali, Anda terpaksa bertahan selama 90 menit," kata Allegri kepada DAZN.
Menurut dia, timnya bermain bagus, tetapi hasil imbang adalah objektif. Saat ini, AC Milan fokus pada Supercoppa.
"Para pemain bermain bagus, terlepas dari karakteristik masing-masing pemain. Untuk saat ini, kami masih memimpin klasemen, dan target kami adalah lolos ke Liga Champions," ujar Massimiliano Allegri.
"Kami tahu masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan jelas, kami harus mulai kebobolan lebih sedikit gol. Saya sama sekali tidak bisa menyalahkan para pemain," imbuh dia.
Super komputer Opta memberikan Milan peluang 86,1 persen untuk finis di empat besar. Tapi perhatian mereka sekarang akan beralih ke Supercoppa Italiana. Mereka akan menghadapi Napoli asuhan Antonio Conte di semifinal pada 18 Desember.
Setelah hasil imbang melawan Sassuolo, Allegri ditanya tentang keputusan untuk mengganti Christian Pulisic dengan Samuele Ricci pada menit ke-73.
"Saya tetap akan melakukannya. Christian bergabung dengan kami di Turin setelah demam dan kemudian berlatih," kata Allegri.
"Dia bermain bagus selama 72 menit, tetapi saat itu, kami membutuhkan satu gelandang lagi," ungkap Massimiliano Allegri.
"Loftus-Cheek bermain kokoh di lini depan, tetapi kami harus bertahan lebih baik, terutama untuk gol kedua. Kami harus mengikuti pergerakan Lauriente, dan terlalu mudah bagi mereka untuk mencetak gol," beber Allegri.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
