Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Desember 2025 | 17.32 WIB

Memori Kelam Prancis 1998! Skotlandia Hadapi Brasil dan Maroko di Piala Dunia 2026

Skotlandia punya memori buruk lawan Brasil dan Maroko di Piala Dunia 1998. (Skotlandia) - Image

Skotlandia punya memori buruk lawan Brasil dan Maroko di Piala Dunia 1998. (Skotlandia)

JawaPos.com—Memori kelam Prancis 1998 kembali menyeruak setelah undian Piala Dunia 2026 mempertemukan Skotlandia dengan dua lawan yang pernah mematahkan harapan mereka, Brasil dan Maroko.

Hasil undian itu seperti membuka kembali buku lama yang penuh luka bagi Tartan Army yang akhirnya kembali ke panggung dunia setelah penantian panjang. Skotlandia tergabung di Grup C bersama tiga karakter berbeda yang berpotensi menghadirkan drama di setiap pertandingan.

Selain Brasil dan Maroko, mereka juga akan menantang Haiti dalam perjalanan yang dimulai pada 13 Juni di Boston atau MetLife Stadium, New York. Laga pertama melawan Haiti menjadi momentum penting untuk membangun kepercayaan diri.

Namun para pemain Skotlandia tetap waspada karena seperti diingatkan Ryan Christie dikutip dari The Guardian, Sabtu (6/12). “Tidak ada tim yang lolos ke Piala Dunia tanpa punya kualitas yang layak,” tutur Ryan Christie.

Pertemuan paling ditunggu tentu melawan Brasil pada 24 Juni di Miami atau Atlanta. Laga itu otomatis menghidupkan kembali kenangan pahit Piala Dunia 1998. Skotlandia kalah 1-2 akibat gol bunuh diri Tommy Boyd yang menghancurkan semangat mereka di Stade de France.

Kala itu Skotlandia tampil berani dan mampu mengimbangi Brasil yang kemudian menjadi runner-up. Pertandingan tersebut menjadi salah satu momen paling menguras emosi dalam sejarah sepak bola Skotlandia meski berakhir mengecewakan.

Brasil bukan lawan baru bagi Skotlandia karena mereka pernah berada satu grup pada 1974, 1982, dan 1990. Hasil pertemuan tersebut didominasi Brasil, namun Skotlandia sempat menahan imbang 0-0 pada 1974 yang masih dikenang pendukung mereka.

Pertemuan kedua negara terakhir kali terjadi pada laga uji coba 2011 yang kembali dimenangkan Brasil 2-1. Walau bukan laga resmi turnamen, kualitas Brasil tetap menjadi tantangan besar yang harus dihadapi Skotlandia dengan penuh konsentrasi.

Selain Brasil, Maroko juga menjadi lawan yang menghadirkan memori pahit bagi Skotlandia. Pertemuan terakhir kedua negara berlangsung di Prancis 1998 ketika Skotlandia kalah telak 0-3 dan dipastikan menjadi juru kunci grup.

Kini Maroko datang dengan reputasi jauh lebih besar setelah tampil sebagai semifinalis Piala Dunia 2022. Pertandingan pada 19 Juni di Philadelphia atau Boston ini diperkirakan berlangsung intens karena kedua tim membawa misi yang sangat berbeda.

Haiti menjadi satu-satunya lawan yang belum pernah dihadapi Skotlandia sepanjang sejarah. Meski dianggap kejutan karena baru kembali ke Piala Dunia sejak 1974, mereka tetap bisa menjadi batu sandungan bila Skotlandia tidak tampil fokus di laga pembuka.

Kembalinya Skotlandia ke Piala Dunia sendiri diraih dengan cara dramatis melalui kemenangan emosional atas Denmark. Ryan Christie menegaskan niat besar tim.

“Kami tidak pergi ke sana hanya untuk meramaikan turnamen. Kami ingin bersaing dan lolos dari fase grup,” tandas Ryan Christie.

Christie juga menambahkan keyakinan status underdog justru bisa menjadi kekuatan tersembunyi timnya.

“Itu menguntungkan bagi kami. Semoga tim-tim lain tidak tahu apa yang harus diantisipasi dan kami bisa sedikit mengejutkan mereka,” ujar Ryan Christie.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore