
Polisi menggelandang Steven Lyons, buron interpol yang ditangkap di Bali akhir pekan lalu. (Polri)
JawaPos.com - Mabes Polri bersama Polda Bali berhasil menangkap buron interpol bernama Steven Lyons pada pukul 11.58 WITA, Sabtu pekan lalu (28/3). Penangkapan dilakukan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai beberapa saat setelah Lyons turun dari pesawat.
Berdasar data dari Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri, Lyons menjadi buron interpol karena terlibat dalam berbagai tindak kejahatan lintas negara. Otoritas di Spanyol dan Skotlandia bahkan melakukan operasi khusus untuk menindak Lyons dan jaringannya.
Sekretaris NCB-Interpol Indonesia Brigjen Pol Untung Widiyatmoko mengungkapkan, penangkapan Lyons merupakan hasil kerja sama intelijen internasional yang berjalan cepat dan akurat. NCB Interpol Indonesia segera bergerak setelah menerima informasi dari NCB Interpol Abu Dhabi terkait pergerakan Lyons.
”Divhubinter Polri segera mengambil langkah pencegatan dan berkoordinasi intensif dengan Polda Bali serta Imigrasi,” kata Untung dikutip pada Rabu (1/4).
Data mencatat bahwa Lyons tercatat dalam daftar Red Notice Interpol dengan nomor A-4908/3-2026 yang diterbitkan pada 26 Maret 2026. Penangkapan Lyons merupakan bagian dari operasi gabungan internasional dengan sandi Operasi Armourum. Operasi khusus tersebut melibatkan otoritas penegak hukum dari Spanyol dan Skotlandia, termasuk Guardia Civil dan Police Scotland.
Lyons adalah pimpinan jaringan kejahatan terorganisasi bernama Lyons Crime Family. Organisasi kejahatan itu berbasis di Skotlandia. Kelompok tersebut diduga kuat mengendalikan jaringan pencucian uang dan peredaran narkotika dalam skala besar dari Spanyol sampai Inggris Raya.
Sehari sebelum penangkapan Lyons di Indonesia, aparat penegak hukum di Eropa lebih dulu melakukan operasi serentak dan berhasil mengamankan puluhan anggota jaringan tersebut. Rinciannya 33 orang ditangkap di Skotlandia dan 12 orang di Spanyol.
”Penangkapan ini bukan hanya keberhasilan operasional, tetapi juga pesan tegas bahwa Indonesia tidak menjadi tempat aman bagi pelaku kejahatan terorganisasi internasional,” kata Untung.
Setelah menangkap Lyons, otoritas Indonesia segera mendeportasi yang bersangkutan agar bisa menjalani proses hukum di Eropa. Untuk mendukung proses tersebut, Polri sudah memfasilitasi kedatangan 2 orang perwira dari Guardia Civil Spanyol ke Bali pada Senin (30/3) sore.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
