JawaPos.com - Setelah absen sebulan karena cedera hamstring, Pedri akhirnya kembali merumput ketika Barcelona menang 3-1 atas Deportivo Alavés.
Meski belum siap tampil sejak menit pertama, gelandang 23 tahun itu mendapat jatah bermain 30 menit. Pemain jebolan akademi La Masia tersebut masuk pada menit ke-60 dan tampil cukup meyakinkan.
Kabar baik untuk Barcelona? Pedri hampir pasti kembali sebagai starter dalam laga krusial melawan Atletico Madrid pekan depan.
Pedri Kembali ke Starting XI
Menurut laporan SPORT, Hansi Flick bersiap menurunkan Pedri sejak awal dalam duel panas melawan Atletico Madrid. Laga ini bukan sekadar pertandingan besar, tetapi juga salah satu penentu jalur perebutan gelar.
Barcelona saat ini berada dalam persaingan ketat dengan Real Madrid, sementara Atletico hanya tertinggal tiga poin di belakang mereka. Jika Barcelona menang, mereka bisa menjauh enam poin sekaligus memberi tekanan besar pada rival-rivalnya.
Untuk itu, Flick membutuhkan para pemain terbaiknya dan Pedri, tidak diragukan lagi, adalah salah satu yang paling vital.
Manajemen Menit Bermain yang Ketat
Flick dikenal mengikuti rekomendasi staf medis dengan disiplin. Saat melawan Alavés, Pedri hanya diizinkan bermain tiga puluh menit dan ia mematuhinya, meski situasi pertandingan sebenarnya membuat Barca butuh kehadirannya lebih cepat.
Rencananya, Pedri dikondisikan untuk bisa tampil sekitar 45 menit. Namun karena pentingnya laga melawan Atletico, ia kemungkinan akan dipasang sebagai starter dengan durasi bermain antara 60 hingga 70 menit. Keputusan ini menunjukkan bahwa Barcelona jelas tak mau mengambil risiko berlebih.
Contoh serupa sudah terlihat pada Raphinha, yang menit bermainnya ditingkatkan secara bertahap setelah kembali dari cedera. Dari sembilan menit, ke tiga puluh, lalu enam puluh menit dengan tempo tinggi dalam laga melawan Alavés.
Pengaruh Pedri yang Tak Tergantikan
Absennya Pedri selama sebulan benar-benar terasa. Barcelona masih bisa mengatur ritme di La Liga, tetapi di Liga Champions mereka terlihat kesulitan.
Hasil imbang melawan Club Brugge dan kekalahan telak dari Chelsea memperjelas satu hal: dalam laga besar, Pedri adalah pemain yang wajib ada di lapangan—asalkan kondisinya memungkinkan.
Dengan fitnya sang gelandang andalan, Flick kini memiliki kembali otak permainan yang mampu memberi kontrol, tempo, dan kreativitas yang selama ini hilang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
