Eberechi Eze cetak tiga gol saat Arsenal mengalahkan Tottenham Hotspur dalam lanjutan pekan ke-12 Liga Inggris di Emirates Stadium pada Minggu (23/11/2025). (X.com/Arsenal)
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Emirates, hattrick Eberechi Eze dan gol awal Leandro Trossard memperparah kekalahan liga keempat mereka pada musim ini.
Setelah tertinggal 3-0, tembakan jarak jauh Richarlison yang sensasional pada menit ke-55 memberikan harapan untuk bangkit. Tapi Eze melengkapi hattrick dengan penyelesaian apik 21 menit kemudian.
Kemenangan impresif Arsenal, yang membuat mereka unggul enam poin di puncak klasemen, merupakan kemenangan terbesar mereka atas rival mereka di London. Hal itu semakin menambah tekanan pada Frank.
"Ini sangat menyakitkan, saya tidak akan meninggalkannya begitu saja," ujar Frank, yang timnya kini telah kalah tiga kali dari lima pertandingan liga terakhir mereka, kepada Sky Sports.
"Kami hanya bisa meminta maaf kepada para penggemar atas penampilan itu. Penampilan yang buruk. Saya melihat banyak karakter dan semangat juang di tim ini, tetapi kami tidak cukup banyak memenangkan duel," sambung dia.
Dalam upaya untuk menetralkan serangan bebas Arsenal, Frank beralih ke pertahanan tiga orang yaitu Micky van de Ven, Cristian Romero dan Kevin Danso sejak awal. Namun perubahan taktis itu gagal membuahkan hasil.
Trossard berhasil melesakkan bola melewati Guglielmo Vicario. Eze mencetak gol pertamanya dalam pertandingan tersebut pada menit ke-41.
Manajer Tottenham Hotspur itu kembali ke formasi empat bek biasanya setelah jeda. Danso digantikan Xavi Simons.
Namun, Eze mencetak dua gol 25 detik setelah babak pertama dimulai sebelum memastikan tiga golnya 14 menit menjelang bubaran.
"Saya akan selalu bertanggung jawab atas pilihan saya," lanjut Frank ketika ditanya tentang keputusannya untuk mengubah formasinya.
"Menurut pandangan saya, apa pun formasi yang kami mainkan, kami tidak memiliki cukup duel atau intensitas di momen-momen penentu, (yang membuatnya) sangat sulit untuk memenangkan pertandingan sepak bola," imbuh dia.
Ini bukan pertama kalinya musim ini Spurs mengalami kesulitan di sepertiga akhir. Tim asuhan Frank hanya mampu melepaskan tiga tembakan pada pertandingan tersebut, dan hanya dua yang tepat sasaran.
Spurs telah mencatat dua total gol yang diharapkan (xG) terendah dalam pertandingan Liga Inggris musim ini, 0,07 melawan Arsenal dan 0,1 melawan Chelsea pada awal November.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
