Perayaan gol Joao Maria (kiri), Khephren Thuram, Andrea Cambiaso, Jonathan David (kanan). (Juve FC)
JawaPos.com – Setelah memulai musim 2025/2026 dengan kurang memuaskan, Juventus bertekad untuk mengubah nasib mereka di pekan ke-12 Serie A. Pada hari Minggu (23/11), Si Nyonya Tua akan melakoni laga tandang melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi.
Juventus datang ke pertandingan ini dengan hasil imbang dalam dua laga kandang terakhir mereka. Mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Sporting CP, dan kemudian gagal meraih kemenangan saat menghadapi rival sekota, Torino, yang berakhir tanpa gol. Hasil ini membuat Juventus kini berada di posisi keenam klasemen.
Pelatih anyar Bianconeri, Luciano Spalletti, hingga saat ini masih belum merasakan kekalahan, namun tim yang baru ia latih ini hanya berhasil memenangkan dua dari 12 pertandingan terakhir. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi mengenai masa depan klub yang memiliki sejarah panjang ini.
Dengan hanya mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan di Liga Champions, Spalletti dihadapkan pada tantangan besar. Ia harus bisa membawa skuadnya melaju ke babak gugur dan memastikan finis di empat besar Serie A sebagai target minimal.
Ketika berkunjung ke Tuscany, Kenan Yildiz dan rekan-rekannya tidak akan mendapatkan sambutan yang hangat. Hal ini disebabkan oleh berbagai alasan, termasuk sejarah panjang para pemain bintang yang berpindah dari Florence ke Turin, terutama Roberto Baggio yang membuat para penggemar Fiorentina sangat membenci Juventus.
Di sisi lain, kekhawatiran utama bagi tuan rumah adalah mengakhiri rentetan hasil buruk tanpa kemenangan di Serie A. Fiorentina memulai musim dengan performa yang sangat mengecewakan dan kini terjebak di dasar klasemen.
Usai pemecatan Stefano Pioli, klub yang dikenal dengan warna ungu ini harus membayar mahal akibat kegagalan memperbaiki tim yang lemah. Paolo Vanoli, mantan pelatih Torino, kini ditunjuk sebagai pengganti.
Debut Vanoli di kursi pelatih terjadi saat melawan Genoa, tetapi ia tidak mampu memberikan dampak yang signifikan, dengan hasil imbang 2-2. Berada di posisi ke-20 di Serie A bukanlah pertanda baik bagi David De Gea dan kawan-kawan.
Oleh karena itu, dalam pertandingan ini, tim tuan rumah akan berjuang keras untuk meraih tiga poin pertama mereka di musim ini.
Duel antara Fiorentina dan Juventus dapat disaksikan melalui platform streaming Vidio pada Minggu (23/11) dini hari, pukul 00:00 WIB. Mari kita lihat preview dan prediksi untuk pertandingan ini.
Fiorentina
Mantan pemain Juventus, Moise Kean, kemungkinan besar akan menjadi ujung tombak lini serang Fiorentina dalam pertandingan ini. Penyerang berusia 25 tahun ini tidak dipanggil untuk kualifikasi Piala Dunia timnas Italia bulan November, sehingga ia dalam kondisi bugar untuk bermain penuh.
Kean akan bersaing dengan Roberto Piccoli untuk satu tempat di skema dua striker yang menjadi andalan La Viola selama beberapa musim terakhir, berpasangan dengan Albert Gudmundsson.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
