
Para pemain Brighton & Hove Albion sukses meraih tiket ke Liga Europa musim depan.
JawaPos.com - Susunan big six Premier League musim ini sedikit bergeser. Selain ada Newcastle United, Brighton & Hove Albion muncul sebagai pendobrak.
Impian terbesar Tony Bloom sama seperti pemilik klub sepak bola lainnya. Ingin suatu saat klubnya mengangkat trofi juara. Hanya, semua itu butuh proses dan waktu.
Bloom, misalnya, butuh tujuh tahun melihat Brighton mencapai Premier League pada 2016. Tujuh tahun pula dibutuhkan The Seagulls untuk lolos ke ajang Eropa.
Menahan seri 1-1 Manchester City dalam laga kandang pemungkas kemarin (25/5) dini hari memastikan Brighton finis keenam di Premier League musim ini. Artinya, Lewis Dunk dkk berhak main di fase grup Liga Europa musim depan.
Untuk kali pertama sejak berdiri atau setelah 122 tahun, klub yang bermarkas di Lancing, West Sussex, itu mencicipi ajang Eropa. Jauh melewati quote di dinding markas tim mereka yang selama ini jadi motivasi: ”Jadi tim sepuluh besar Premier League dan empat besar di Women’s Super League.”
”Itu semacam pengingat. Ketika ada salah seorang yang ragu, kalimat tersebut bisa membuat mereka kembali optimistis,” kata Chief Executive Brighton Paul Barber kepada Mirror.
Barber sebagai orang kepercayaan Bloom sangat cermat dalam memilih personel tim. Pelatih misalnya. Ketika Graham Potter dicomot Chelsea (8/9/2022), Roberto De Zerbi datang dengan taktik hebatnya. Pelatih City Pep Guardiola sampai memuji De Zerbi sebagai pelatih yang membuat permainan Brighton enak dinikmati. Siapa pun pemainnya.
Keberhasilan menggaet pelatih sekelas De Zerbi pun diakui Barber sebagai ”keberuntungan” karena perang Rusia-Ukraina. Shakhtar Donetsk, klub asuhan De Zerbi, gagal menyelesaikan Premier League Ukraina musim lalu sehingga memaksa pelatih Italia itu pergi.
”De Zerbi pelatih istimewa dengan kepribadian istimewa. Aku ingat ketika kali pertama bertemu dengannya dan menanyakan kemampuan bahasa Inggrisnya. Skill-nya sekitar 4 dari 10. Tapi, setelah Piala Dunia 2022, skalanya meningkat jadi 8 atau 9 dari 10,” beber Barber.
Brighton bisa lolos ke Eropa pun diklaim Bloom telah diyakininya sejak tiga bulan lalu. Berkaca dari kesuksesan Energumene, kuda milik Bloom, kala memenangi Champions Chase di Cheltenham.
”Energumene berlari kencang dengan bendera Brighton dan saya merasa hal serupa bakal terjadi dengan klub saya,” ungkap Bloom.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
