Pelatih kepala Belanda Ronald Koeman. (ANTARA)
JawaPos.com – Cerita Ronald Koeman sebagai pemain telah dipenuhi banyak kesuksesan. Selain di level klub, juga bersama timnas Belanda. Koeman dua kali tampil dalam Piala Dunia (1990 dan 1994) maupun sekali Euro (1992). Akan tetapi, sebagai pelatih, cerita terpenting pria yang akrab disapa Tintin itu bisa terukir dini hari nanti (15/11).
Yaitu bisa meloloskan Oranje – sebutan timnas Belanda – ke Piala Dunia (PD) 2026 dengan mengalahkan Polandia di Stadion Narodowy, Warsawa (siaran langsung iNews/Vision+ pukul 02.45 WIB). Di klasemen sementara grup G kualifikasi zona UEFA, Belanda memimpin tiga poin (16-13) atas Polandia dengan sisa dua laga.
Tak Perlu Tunggu di Amsterdam
Kemenangan di Narodowy otomatis akan mengunci tiket lolos bagi Belanda. Memang masih ada matchday pemungkas dengan Virgil van Dijk dkk menjamu Lithuania di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, pada Selasa (18/11) dini hari. Akan tetapi, memastikan lebih cepat tentu lebih baik.
’’Kami fokus satu pertandingan ke pertandingan lainnya dan kami akan memaksimalkan peluang itu (mengunci tiket lolos PD 2026) di kandang Polandia,” kata Koeman seperti dilansir dari Voetbal International.
Kerangka Tim Terbentuk
Koeman mengakui perjalanan Belanda dalam kualifikasi PD 2026 berbeda dibandingkan ajang sebelumnya. Kerangka timnya sudah terbentuk. Setiap lini sudah punya pilar. Dari kiper (Bart Verbruggen), lini belakang (Van Dijk), lini tengah (Frenkie de Jong), hingga lini serang (Cody Gakpo dan Memphis Depay).’’Kami pada akhirnya hanya memiliki 1-2 perubahan,’’ tutur pelatih 62 tahun tersebut.
Di kualifikasi PD 2026 pula, Memphis sukses menorehkan rekor sebagai top scorer sepanjang masa Belanda dengan 54 gol. Padahal, striker 31 tahun itu tidak lagi berkiprah di liga elite Eropa. Memphis bermain untuk Corinthians, klub Campeonato Brasileiro Serie A.
Sementara itu, top scorer sepanjang masa Polandia (87 gol), Robert Lewandowski, terancam kelelahan saat menghadapi Belanda. Lewy – sapaan akrabnya – sampai kemarin (13/11) masih di New York untuk menghadiri undangan perayaan Hari Kemerdekaan Ke-107 Polandia. Acara tersebut digelar di Empire State Building, New York.
’’Menurutku, perjalanan ke New York seharusnya tidak terjadi. Sangat sulit dijelaskan. Kepentingan timnas adalah hal terpenting,’’ kritik Andrzej Juskowiak, mantan striker timnas Polandia yang kini jadi pandit, di kanal TV Polandia TVP Sport.
POLANDIA (3-4-2-1): 12-Grabara (g); 14-Kiwior, 18-Ziolkowski, 3-Wisniewski; 2-Cash, 17-Slisz, 10-Zielinski, 21-Skoras; 20-Szymanski, 13-Kaminski; 9-Lewandowski (c)
Pelatih: Jan Urban
Jersey pemain: Putih
Jersey kiper: Kuning
BELANDA (4-2-3-1): 1-Verbruggen (g); 22-Dumfries, 2-Van Hecke, 4-Van Dijk (c), 15-Van de Ven; 8-Gravenberch, 21-De Jong; 7-Xavi Simons, 14-Reijnders, 11-Gakpo; 10-Memphis

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
