Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Oktober 2025 | 02.53 WIB

Demi Bayar Utang, Pemerintah Rio de Janeiro Rela Jual Stadion Legendaris Piala Dunia

Stadion Piala Dunia Maracana akan dijual demi bayar utang pemerintah. (X/@XHNews)

 

JawaPos.com - Stadion legendaris Maracana, yang dua kali menjadi tuan rumah final Piala Dunia, dilaporkan akan dijual oleh Pemerintah Negara Bagian Rio de Janeiro.

Keputusan ini diambil di tengah tekanan keuangan yang semakin berat dan tingginya biaya pemeliharaan stadion bersejarah itu.

Pemerintah Negara Bagian Rio de Janeiro resmi memasukkan Stadion Maracana ke dalam daftar 62 aset milik negara yang akan dijual.

Langkah ini merupakan bagian dari rencana privatisasi untuk mengatasi utang sebesar GBP 1,7 miliar (sekitar Rp 37 triliun) kepada pemerintah pusat Brasil yang jatuh tempo pada 2026.

Dilansir dari Daily Mail, Selasa (28/10), Ketua Komisi Legislatif Rodrigo Amorim yang mengawasi proposal penjualan menjelaskan bahwa keputusan ini diambil karena biaya perawatan stadion sudah tidak lagi tertutupi oleh anggaran negara bagian.

Menurut Rodrigo Amorim, setiap pertandingan di Maracana menghabiskan dana hingga GBP 140 ribu (sekitar Rp 3 miliar). Amorim memperkirakan, penjualan stadion ini dapat menghasilkan dana lebih dari GBP 279 juta (sekitar Rp 6,18 triliun) untuk mengurangi beban keuangan Rio de Janeiro.

Stadion Maracana telah dibuka sejak 1950 dan arena berkapasitas 78.838 penonton itu menjadi saksi sejarah kekalahan legendaris Brasil 1-2 dari Uruguay pada final Piala Dunia 1950 dengan momen yang dikenal sebagai Maracanazo.

Stadion ini juga pernah menjadi lokasi upacara Olimpiade, konser internasional, dan berbagai acara budaya yang menegaskan statusnya sebagai simbol kebanggaan nasional.

Rencana penjualan itu juga memicu gelombang penolakan luas di seluruh Brasil. Banyak pihak menilai kebijakan itu berisiko menghapus warisan sepak bola nasional.

Upaya privatisasi Maracana sejatinya bukan hal baru, proyek serupa pernah diajukan pada 2011 yang melibatkan pengusaha Eike Batista, tetapi akhirnya dibatalkan karena menuai kontroversi.

Meski proposal resmi baru akan diajukan ke Majelis Legislatif Rio de Janeiro dalam beberapa minggu mendatang, keputusan untuk melepas Maracana tetap menimbulkan pro-kontra di masyarakat setempat.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore