Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Oktober 2025 | 23.17 WIB

Thomas Tuchel Awali Era Gemilang Bersama Timnas Inggris

Inggris amankan tempat di Piala Dunia 2026 dengankKemenangan 5-0 atas Latvia. (ESPN) - Image

Inggris amankan tempat di Piala Dunia 2026 dengankKemenangan 5-0 atas Latvia. (ESPN)

JawaPos.com-Timnas Inggris memastikan satu tempat di putaran final Piala Dunia FIFA 2026. Inggris meraih kemenangan telak 5-0 atas Latvia dalam laga kualifikasi di Riga, Rabu (15/10) dini hari.

Hasil itu menjadikan Inggris sebagai tim Eropa pertama yang lolos ke turnamen empat tahunan yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Kemenangan ini menandai langkah awal yang sempurna bagi pelatih Thomas Tuchel, yang baru beberapa bulan mengambil alih posisi manajer timnas.

Di tengah awal musim yang padat, Tuchel mampu menjaga konsistensi The Three Lions dengan enam kemenangan beruntun tanpa kebobolan di Grup K.

Harry Kane menjadi bintang di balik pesta gol Inggris. Kembali dari cedera, sang kapten mencetak dua gol di babak pertama, menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 76. Dua gol itu melengkapi musim luar biasa Kane sejauh ini, 21 gol dari 13 pertandingan untuk klub dan negara.

Gol pembuka dicetak Anthony Gordon pada menit ke-26 melalui penyelesaian cemerlang setelah menerima umpan lambung dari John Stones. Winger Newcastle itu menunjukkan ketenangan tinggi saat mengecoh dua pemain bertahan sebelum melepaskan tendangan melengkung ke sudut bawah gawang.

Keunggulan Inggris mengganda di menit ke-43 ketika bola muntah dari Bukayo Saka jatuh ke kaki Kane, yang langsung menembak dari jarak 20 yard untuk menaklukkan kiper Krisjanis Zviedris. Menjelang babak pertama berakhir, Kane menambah satu gol lagi dari titik penalti setelah VAR melihat adanya pelanggaran tarik baju dalam situasi sepak pojok.

Memasuki babak kedua, Inggris tetap mendominasi jalannya pertandingan. Gol keempat datang di menit ke-56 saat umpan silang Djed Spence mengenai kaki bek Latvia Maksims Tonisevs dan berbelok ke gawang sendiri.

Eberechi Eze kemudian menutup pesta dengan gol indah di menit ke-86, menembus kotak penalti dan menaklukkan Zviedris dengan tembakan ke sudut bawah.

Meskipun sempat dikritik karena komentarnya tentang atmosfer suporter di Wembley pekan lalu, Tuchel tetap mendapatkan sambutan hangat di akhir pertandingan. Suporter Inggris di Riga terdengar menyanyikan chant bernada ejekan.

“Kami bernyanyi kapan pun kami mau,” ujar mereka. Namun berbalik memberikan tepuk tangan setelah peluit panjang berbunyi.

Penjaga gawang Jordan Pickford juga layak mendapat pujian setelah mencatatkan clean sheet kesembilan beruntun dengan satu penyelamatan gemilang dari peluang Eduards Daskevics. Sementara itu, Kane hampir mencetak hat-trick ketika tendangannya di babak kedua berhasil ditepis Zviedris di garis gawang.

Kemenangan ini menegaskan efektivitas sistem baru Tuchel, perpaduan antara penguasaan bola tinggi dan transisi cepat. Sejauh ini menghasilkan 18 gol tanpa kebobolan di kualifikasi.

Lebih dari sekadar hasil, Inggris kini terlihat sebagai tim yang matang secara struktur dan mental. Dengan kelolosan ini, Inggris memperpanjang rekor keikutsertaan mereka ke delapan edisi Piala Dunia secara beruntun.

Dan bagi Tuchel, malam di Riga menjadi momen simbolis, misi pertama tuntas, langkah besar menuju tantangan berikutnya, membawa pulang trofi yang sudah 60 tahun dinantikan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore