
Italia Raih Kemenangan 3-0 atas Israel. (ESPN)
JawaPos.com–Timnas Italia menjaga harapan tipis mereka untuk lolos otomatis ke Piala Dunia FIFA 2026. Italia meraih kemenangan 3-0 atas Israel pada laga kualifikasi di Stadio Friuli, Udine, Rabu (15/10) dini hari.
Meski hasil akhirnya meyakinkan di papan skor, performa pasukan Gennaro Gattuso belum sepenuhnya menenangkan publik Italia menjelang duel penentuan kontra Norwegia bulan depan. Di hadapan sekitar 9.000 penonton dari kapasitas 25.000 kursi, Italia tampil dominan dalam penguasaan bola, namun tetap goyah di awal pertandingan.
Israel justru lebih dulu mengancam lewat serangan balik cepat. Tendangan keras Manor Solomon memaksa Gianluigi Donnarumma melakukan penyelamatan refleks brilian. Peluang Oscar Gloukh juga melenceng tipis membuat publik tuan rumah menahan napas.
Namun ketegangan pecah pada masa injury time babak pertama. Giacomo Raspadori menggiring bola dari sisi kiri dan melepaskan umpan ke Mateo Retegui di kotak penalti. Saat mencoba berbalik, penyerang Al-Qadsiah itu dijatuhkan secara ceroboh oleh Matan Baltaxa, dan wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Retegui mengeksekusi sendiri penalti tersebut dengan sempurna ke pojok atas gawang, membuka keunggulan 1-0. Itu sekaligus menghidupkan asa Italia untuk mengontrol laga.
Memasuki babak kedua, Donnarumma kembali tampil sigap saat menggagalkan sepakan mendatar Solomon di menit ke-60. Namun, kualitas individu Retegui kembali menjadi pembeda 14 menit berselang.
Kesalahan fatal Eli Dasa di sisi kanan pertahanan Israel dimanfaatkan Retegui yang langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan. Dengan tenang, dia melepaskan tendangan melengkung indah ke pojok atas gawang, memastikan gol keduanya malam itu sekaligus menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Italia akhirnya menutup laga dengan skor 3-0 setelah Gianluca Mancini menanduk umpan silang Federico Dimarco di masa injury time. Meski tampak meyakinkan, gaya permainan Gli Azzurri tetap meninggalkan tanda tanya menjelang laga terakhir Grup I.
Secara matematis, kemenangan ini menjaga peluang Italia untuk merebut satu tiket otomatis, namun jalan mereka nyaris mustahil. Dengan selisih gol yang besar milik Norwegia, Italia kini bergantung pada keajaiban, yakni jika Estonia mampu mencuri poin penuh dari Norwegia di Oslo.
Selanjutnya, Italia akan bertandang ke Moldova di Chisinau sebelum menjamu Norwegia di Milan pada 16 November. Laga itu kemungkinan besar hanya akan menentukan posisi runner-up grup.
Secara taktis, Gattuso terlihat puas dengan efisiensi penyelesaian akhir timnya. Tapi masih memiliki banyak pekerjaan rumah di lini tengah yang tampak kurang kreatif menghadapi tekanan lawan.
Duet Jorginho dan Barella sering kehilangan koneksi cepat ke lini depan, membuat tempo Italia cenderung lambat dan bergantung pada individualitas pemain seperti Retegui dan Dimarco.
Kemenangan ini memang menunda kecemasan publik atas performa Italia yang tidak stabil sepanjang fase kualifikasi. Namun, jika mereka gagal memperbaiki intensitas permainan dan transisi antarlini, mimpi tampil di Amerika Utara 2026 bisa saja berakhir lebih cepat.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
