Antony (Instagram @antony00)
JawaPos.com – Mantan pemain sayap Manchester United, Antony, mengaku merasa kurang dihormati oleh klub lamanya setelah dibekukan dari rencana pelatih baru, Ruben Amorim.
Dilansir dari laman Flashscore pada Minggu (5/10), Pemain asal Brasil itu menilai perlakuan yang diterimanya di Old Trafford terbilang kasar dan tidak manusiawi. Ia menyebut, selama masa sulit tersebut, tidak ada komunikasi hangat yang ia dapatkan dari pihak klub.
Antony mengatakan, ia terpaksa berlatih terpisah dari skuad utama dan tidak diikutsertakan dalam tur pramusim Manchester United.
Baca Juga: Kemenangan 2-0 Manchester United Atas Sunderland Jadi Penanda Perbaikan di Bawah Asuhan Ruben Amorim
Keputusan tersebut diambil setelah Amorim menilai sang pemain tidak lagi menjadi bagian dari proyek tim. Situasi itu membuat Antony memutuskan untuk meninggalkan klub dan kembali ke Real Betis pada musim panas lalu.
Antony mengungkapkan kekecewaannya terhadap perlakuan yang ia terima dari manajemen United. Ia menyebut tidak ada satu pun orang di klub yang menyapanya atau memberikan dukungan di masa sulitnya.
Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan kurangnya rasa hormat dari lingkungan yang seharusnya profesional.
“Bagi saya, tidak ada sapaan seperti selamat pagi atau selamat malam, seolah saya tidak dianggap ada,” ujar Antony.
Antony turut menambahkan bahwa dirinya bukan tipe orang yang mencari kontroversi atau ingin menyalahkan individu tertentu. Namun, ia menilai pengalaman itu menjadi bukti bagaimana komunikasi di dalam klub bisa berjalan dingin dan tidak bersahabat.
Pemain berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa ia telah meninggalkan masa lalunya di Manchester dan kini fokus pada karier barunya di Real Betis.
Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah menemukan kembali kebahagiaan dan kepercayaan diri di lapangan. Antony juga menilai lingkungan Betis jauh lebih mendukung dibandingkan situasi yang ia alami di Inggris.
Antony bergabung dengan Manchester United pada 2022 dengan nilai transfer fantastis sebesar 95 juta euro dari Ajax Amsterdam.
Namun, ekspektasi tinggi terhadapnya tidak terwujud karena performanya menurun drastis setelah musim pertama. Dari 96 penampilan di semua kompetisi, ia hanya mampu mencetak 12 gol dan delapan di antaranya datang pada musim debutnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
