Erling Haaland soroti performa Manchester City usai gagal memenangkan laga kontra AS Monaco pada partai Liga Champions. (Instagram @ManCity)
JawaPos.com - Erling Haaland tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya setelah Manchester City kembali gagal meraih kemenangan tandang di Liga Champions. Bertandang ke markas AS Monaco, The Citizens hanya mampu bermain imbang 2-2 dalam laga yang diwarnai kontroversi penalti di menit akhir.
Melansir dari Daily Mail Sport, Haaland sendiri tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol. Namun, penyerang asal Norwegia itu justru menyoroti performa tim yang dianggap kurang berenergi.
"Tentu saja rasanya tidak enak, kami tidak menang. Kami melakukan hal-hal yang tidak perlu di babak kedua dan saya rasa kami tidak cukup baik. Kami tidak pantas menang, dan itu sebabnya hasilnya seperti ini," ujar Haaland.
Haaland menegaskan bahwa penampilan timnya menurun drastis setelah jeda. Menurutnya, Man City terlalu membiarkan Monaco mengambil alih kendali hingga akhirnya skor berakhir imbang.
"Energi, kami butuh lebih banyak energi. Kami harus lebih menekan mereka seperti di babak pertama. Saat itu kami tampil lebih dominan, tapi babak kedua mereka lebih banyak memanfaatkan peluang, dan saya rasa itu tidak cukup baik," tegasnya, dilansir melalui Daily Mail Sport.
Gol pembuka Haaland pada menit ke-15 sempat membuat Man City unggul. Namun, Monaco langsung membalas lewat tendangan spektakuler Jordan Teze tiga menit berselang. Kemudian, Haaland kembali membawa Man City memimpin lewat sundulan jelang turun minum.
Sayangnya, keunggulan itu sirna ketika Eric Dier mencetak gol dari titik putih pada menit ke-90. Penalti diberikan usai wasit Jesus Gil Manzano meninjau VAR, setelah sepakan tinggi Nico Gonzalez dianggap mengenai wajah Dier dan berbuah pelanggaran.
Mengutip dari Daily Mail Sport, momen itu memicu kericuhan di lapangan. Pep Guardiola tampak sangat kesal hingga beradu argumen dengan ofisial keempat, Jose Luis Munuera. Seperti diketahui, Guardiola memang kerap bersitegang dengan wasit asal Spanyol di kompetisi Eropa.
Haaland sendiri enggan terlalu banyak berkomentar soal insiden tersebut. "Saya tidak melihat tayangannya lagi. Kalau Anda menendang wajah seseorang, saya rasa itu penalti. Tapi, saya tidak tahu, saya tidak melihatnya," tutur striker Norwegia tersebut.
Meski mencetak dua gol, Haaland tetap menilai performanya kurang maksimal pada laga kontra AS Monaco di partai Liga Champions. Ia mengaku gagal menyelesaikan tugas dengan menutup pertandingan.
"Saya rasa saya tetap terlibat di permainan lewat pergerakan tanpa bola dan memberi ruang untuk yang lain. Tidak semua soal menyentuh bola. Tapi, di babak kedua, saya tidak melakukan pekerjaan saya. Tentu saja tidak, saya tidak mencetak gol untuk mengakhiri pertandingan. Jadi, jawabannya adalah tidak," pungkasnya dikutip dari Daily Mail Sport.
Dengan hasil imbang ini, Man City memperpanjang catatan buruk tanpa kemenangan dalam lima laga tandang terakhir di Liga Champions.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
