Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 September 2025 | 19.39 WIB

Ruben Amorim Tetap Tenang Hadapi Sunderland Meski Tekanan di Manchester United Meningkat

Ruben Amorim tetap tenang usai kekalahan Manchester United. (X @ManUtd)

 

JawaPos.com - Ruben Amorim tetap memimpin persiapan Manchester United seperti biasa menjelang pertandingan Liga Premier melawan Sunderland akhir pekan ini, meski posisinya sebagai manajer tengah menjadi sorotan tajam.

Sumber internal klub mengatakan kepada ESPN bahwa tidak ada tanda-tanda pelatih asal Portugal itu akan disingkirkan dalam waktu dekat, meski rentetan hasil buruk menimbulkan tekanan besar.

Kekalahan 3-1 di markas Brentford, Sabtu (27/9), menambah daftar kekecewaan. Itu merupakan kekalahan ke-17 Man United dari 33 laga liga sejak Amorim ditunjuk pada November lalu. Hasil tersebut membuat Setan Merah terperosok ke peringkat ke-14 klasemen dengan 33 poin, menjadi catatan terburuk klub pada periode yang sama dalam satu dekade terakhir. Target pramusim untuk kembali ke kompetisi Eropa kini terancam.

Meski situasi memanas, suasana di Carrington terlihat tenang. Pada Minggu (28/9), Amorim hadir bersama keluarganya di acara open day yang sudah dijadwalkan jauh hari, memungkinkan keluarga pemain dan staf menikmati fasilitas baru pusat latihan Man United.

Anak-anak bermain di area yang disediakan, sementara seluruh peserta menutup hari dengan makan bersama di kantin yang baru direnovasi. Menurut sumber ESPN, skuad mendapat libur sehari pada Senin (29/9) dan kembali berlatih Selasa untuk fokus menghadapi Sunderland.

Pimpinan klub, termasuk pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe, dikabarkan tetap memberi Amorim waktu memperbaiki performa. Sumber internal menegaskan Man United “tidak mencari pengganti” dan membantah laporan pertemuan dengan mantan pelatih timnas Inggris Gareth Southgate, nama yang sempat muncul sebelum penunjukan Amorim. Namun, ada kesadaran bahwa perbaikan cepat mutlak diperlukan jika Man United ingin mengejar tiket Eropa.

Statistik menegaskan tantangan besar yang dihadapi Amorim. Man United baru mencatat rata-rata 1,0 poin per laga musim ini, jauh di bawah standar klub yang biasanya menargetkan minimal dua poin per pertandingan untuk zona Liga Champions. Pertahanan yang rapuh dengan 51 gol kebobolan dalam 33 laga, rekor terburuk sejak musim 1971/1972.

Di sisi lain, Sunderland yang menempati papan tengah datang dengan modal tak terkalahkan dalam empat laga terakhir, termasuk hasil imbang 1-1 melawan Newcastle.

Pertandingan di Old Trafford ini menjadi ujian penting sebelum jeda internasional dua minggu. Setelah itu, Man United akan bertandang ke Anfield menghadapi Liverpool pada 19 Oktober dan menjamu Brighton di Old Trafford pada 25 Oktober, dua laga yang bisa menentukan masa depan Amorim.

Dengan tekanan yang terus meningkat, kemenangan atas Sunderland bisa menjadi titik balik atau justru awal dari perubahan besar di Old Trafford. Namun, untuk saat ini, Ruben Amorim tetap memimpin latihan seperti biasa, berusaha membuktikan bahwa ia masih layak memimpin Manchester United melewati badai.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore