Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 September 2025 | 00.29 WIB

Pundit Malaysia Desak FAM Transparan, Minta Tuntaskan Asal Usul Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia usai Sanksi FIFA

Keesh sundaseran (kiri) saat meliput Timnas Malaysia. (Dok. ig @khairilazwa_)

JawaPos.com - Pengamat sepak bola asal Malaysia, Keesh Sundaresan, menyampaikan kritikan secara terbuka kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait proses naturalisasi pemain keturunan Malaysia. 

Kekecewaan itu muncul setelah Timnas Malaysia mendapatkan sanksi dari FIFA atas dugaan pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi asal Amerika Latin.

Dalam wawancara yang dikutip dari Astro Arena, Keesh mengaku kecewa dengan cara FAM menangani kasus tersebut. 

Menurutnya, federasi seharusnya lebih terbuka dan transparan kepada publik sejak awal, terutama mengenai asal usul pemain yang dinaturalisasi.

“Kekecewaan saya lebih ke arah bagaimana FAM menangani kasus (sanksi FIFA) ini. Jika tujuh pemain itu diumumkan akan memperkuat Timnas Malaysia, banyak pendukung yang wajar meminta transparansi dari segi asal-usul mereka,” ujar Keesh.

Ia menekankan, keterbukaan soal asal keturunan para pemain bisa membantu publik percaya dengan proses naturalisasi yang sedang berjalan. Apalagi, isu pemain naturalisasi kerap menjadi bahan perdebatan panjang di media sosial di kalangan pendukung sepak bola Malaysia.

Keesh menilai, sanksi dari FIFA ini bisa menjadi pelajaran penting bagi FAM untuk lebih berhati-hati. 

Selain itu, publik berhak mengetahui latar belakang pemain, mulai dari garis keturunan hingga dokumen kewarganegaraan yang sah.

“Dari segi keturunan yang mereka miliki, tunjukkan kepada kita agar percaya dengan proses naturalisasi yang berlangsung. Jangan sampai federasi terlihat menyembunyikan sesuatu,” pungkasnya.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore