Selebrasi Ronaldo saat kontra Al Ittihad menjadi tribut penghormatan kepada sang ayah, Jose Dinis Aveiro. (Dok. Instagram Cristiano Ronaldo)
JawaPos.com - Cristiano Ronaldo kembali menunjukkan bahwa sepak bola baginya bukan sekadar olahraga, melainkan juga wadah untuk mengungkapkan cinta dan kenangan. Dalam laga krusial Liga Pro Saudi kontra Al-Ittihad, Sabtu (27/9) dini hari, kapten Al-Nassr itu mencetak gol melalui sundulan kepala yang membawa timnya unggul 2-0 atas lawan setelah Sadio Mane membuka skor.
Namun, bukan hanya gol yang menjadi sorotan. Selebrasi Ronaldo kali ini begitu menyentuh hati, ia mendongakkan kepala ke langit, lalu menunjuk dengan jarinya dengan gestur yang diyakini sebagai bentuk penghormatan untuk sang ayah, Jose Dinis Aveiro, yang telah meninggal dunia lebih dari 20 tahun lalu.
Melansir dari Daily Mail, Jose wafat pada 6 September 2005 akibat gagal hati ketika Ronaldo baru berusia 20 tahun. Kini, hanya berselang beberapa hari lagi, keluarga besar akan memperingati ulang tahun ke-72 sang ayah pada 30 September mendatang.
Bagi Ronaldo, setiap gol bisa menjadi medium untuk merayakan kenangan. Tahun lalu, saat mencetak gol ke gawang Al-Rayyan di Liga Champions Asia, ia berkata, "Gol hari ini terasa sangat berbeda, aku hanya berharap ayahku ada di sini karena ini adalah hari ulang tahunnya."
Kehilangan sosok ayah memang menjadi luka yang tak pernah benar-benar sembuh bagi kapten Portugal itu. Dalam wawancara emosional bersama Piers Morgan pada 2019 yang dikutip dari Daily Mail, Ronaldo bahkan tak kuasa menahan air mata ketika diperlihatkan cuplikan lama sang ayah yang berbicara tentang kebanggaannya.
"Aku belum pernah melihat video ini sama sekali sebelumnya," ucap Ronaldo dengan nada isak.
Saat ditanya bagaimana rasanya mendengar kebanggaan ayahnya, eks bintang Manchester United dan Real Madrid itu menjawab lirih.
"Ya, banyak. Kurasa wawancaranya akan lucu, tapi aku tidak menyangka akan menangis. Tapi aku tidak pernah melihat foto-foto ini. Aku harus punya foto-foto ini untuk ditunjukkan kepada keluargaku. Tapi aku benar-benar tidak mengenal ayahku 100 persen. Dia pemabuk. Aku tidak pernah berbicara dengannya, seperti percakapan biasa. Sulit," ungkap Sang Mega Bintang.
Dikutip dari Daily Mail, Ronaldo tak pernah menutup fakta bahwa ia merindukan ayahnya di momen-momen penting dalam karier. Lima trofi Liga Champions, lima Ballon d’Or, hingga membawa Portugal juara Euro 2016 dan Nations League, semuanya tak pernah sempat disaksikan sang ayah.
Dengan mata berkaca-kaca, Ronaldo pernah menuturkan bahwa menjadi orang paling terkenal nomor satu di dunia dan memiliki harta melimpah menjadi sia-sia tanpa kehadiran sosok ayah.
"Menjadi nomor satu dan dia tidak melihat apa-apa, dan dia tidak melihat saya menerima penghargaan, untuk melihat apa yang saya capai. Keluarga saya melihat, ibu saya, saudara-saudara laki-laki saya, bahkan putra sulung saya, tetapi ayah saya, dia tidak melihat apa-apa, dan itu karena dia meninggal muda," ungkapnya.
Kini, di usia 40 tahun, setiap gol yang dicetak Ronaldo seakan menjadi perjalanan spiritual untuk tetap merasa dekat dengan ayahnya. Sepak bola bagi CR7 bukan hanya tentang rekor, melainkan juga tentang mengenang sosok yang selalu hidup dalam ingatannya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
