
Paul Scholes menganggap pesaing Man United di Liga Europa hanya satu
JawaPos.com-Legenda Manchester United Paul Scholes memberikan sorotan khusus kepada gelandang muda Barcelona Pedri Gonzalez. Dlam pertandingan Liga Champions melawan Newcastle United di St James’ Park, Pedri tampil dominan di lini tengah.
Scholes melalui akun Instagram pribadinya menuliskan bahwa Pedri adalah pemain favorit baru setelah menyaksikan cara sang gelandang mengontrol jalannya pertandingan.
Scholes kemudian menambahkan bahwa performa Pedri pada laga tersebut mengingatkannya pada dua ikon Barcelona, Xavi Hernandez dan Andres Iniesta.
Menurut dia, Pedri terlihat seperti gabungan keduanya dalam satu pemain. Dia menilai kendali permainan yang ditunjukkan Pedri tidak bergantung pada kecepatan atau kekuatan fisik. Melainkan pada kecerdasan dan visi bermain yang ditampilkan sepanjang laga.
"Nomor 1 adalah Pedri. Ketika saya melihatnya melawan Newcastle, saya berkata, 'Wow!'... Dia seperti gabungan Xavi dan Iniesta. Kita tidak hanya berbicara tentang kemampuan kakinya, tetapi terutama tentang kecerdasan sepak bolanya," papar Paul Scholes.
"Kadang-kadang dia berada dalam situasi sulit, dan cara dia mengatasinya dengan umpan satu-dua yang cepat atau gerakan bahu yang menipu sangat luar biasa. Tekniknya sangat brilian," ujar Scholes dikutip melalui laman Mundo Deportivo, Rabu (24/9).
Xavi dan Iniesta dikenal luas sebagai motor utama Barcelona pada era kejayaan klub tersebut. Mereka memiliki kemampuan menjaga ritme permainan, mengatur aliran bola, dan membuat keputusan tepat di ruang sempit.
Scholes menempatkan Pedri dalam jalur yang sama, karena gaya bermainnya mencerminkan kualitas yang pernah diperlihatkan dua gelandang legendaris itu.
Meski mendapat pujian besar, Pedri tetap menunjukkan sikap rendah hati. Dalam beberapa kesempatan, dia menegaskan bahwa dirinya masih jauh dari level yang pernah dicapai Xavi, Iniesta, maupun Sergio Busquets.
Pedri mengakui bahwa lini tengah Barcelona saat ini belum berada pada standar yang sama dengan era keemasan tersebut. Walau begitu, dia berharap bisa terus berkembang agar suatu hari dapat mendekati level para pendahulunya.
"Kami tidak berada di level Xavi, Iniesta, dan Busquets. Semoga suatu hari kami bisa mencapai level itu karena semua yang mereka berikan kepada klub ini dan tim nasional sangat luar biasa. Kami mencoba untuk sedikit menyerupai mereka, tapi kami masih harus menempuh jalan yang panjang," ujar Pedri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022