Raheem Sterling dan Axel Disasi dibekukan dari skuad Chelsea oleh Enzo Maresca (Dok. Chelsea)
JawaPos.com - Raheem Sterling dan Axel Disasi kini menghadapi masa sulit di Chelsea setelah dibekukan dari skuad utama oleh Enzo Maresca.
Pelatih asal Italia itu menegaskan bahwa situasi keduanya memang tidak menyenangkan, namun menilai hidup pemain sepak bola tak sebanding beratnya dengan pekerjaan ayahnya sebagai seorang nelayan.
Sterling dan Disasi sejak awal musim ini tidak lagi masuk dalam rencana Maresca. Keduanya berlatih terpisah dari skuad utama Chelsea dan belum sekalipun tampil di bawah arahan sang pelatih baru. Maresca bahkan belum melihat atau berbicara langsung dengan keduanya sepanjang musim ini.
Kondisi tersebut menimbulkan sorotan karena Professional Footballers Association (PFA) dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan pihak klub. Hal ini untuk memastikan Sterling dan Disasi tetap mendapatkan porsi latihan yang layak, sesuai regulasi FIFA agar tidak termasuk kategori perlakuan abusif.
Dalam wawancara dengan TNT Sports, Maresca mengakui dirinya paham betapa sulitnya berada dalam situasi seperti Sterling dan Disasi. Namun ia menolak memberikan simpati berlebihan.
“Saya pernah berada dalam situasi seperti Raheem dan Axel. Tentu saja itu bukan perasaan terbaik bagi seorang pemain. Tapi klub sudah memberi mereka kondisi untuk berlatih dengan benar,” kata Maresca.
“Ayah saya berusia 75 tahun dan sudah 50 tahun bekerja sebagai nelayan, bangun jam dua pagi sampai jam sepuluh pagi. Itu baru kehidupan yang sulit, bukan kehidupan pemain sepak bola,” tambahnya.
Raheem Sterling masih terikat kontrak dengan Chelsea hingga 2027 dan termasuk salah satu pemain dengan gaji tertinggi di skuad. Sementara Axel Disasi memiliki kontrak lebih panjang hingga 2029. Meski sempat dikaitkan dengan transfer pada bursa musim panas lalu, tidak ada kesepakatan yang tercapai.
Situasi ini membuat masa depan keduanya semakin tidak jelas, apalagi Maresca menegaskan tidak ada tempat bagi pemain yang tidak masuk rencananya.
Baca Juga: Tidak Mengikuti Jejak Sang Ayah Zinadine Zidane, Luca Zidane Putuskan Bela Timnas Aljazair
Sementara itu, Chelsea masih harus melanjutkan persaingan ketat musim ini. Rekrutan baru Alejandro Garnacho diproyeksikan bisa melakoni debut starter melawan mantan klubnya, Manchester United, di Old Trafford pada Sabtu (20/9). Garnacho sebelumnya baru tampil sebagai pemain pengganti dalam dua laga.
Chelsea sendiri baru saja menelan kekalahan 1-3 dari Bayern Munchen pada fase liga UEFA Champions League pertengahan pekan lalu. Maresca berharap kedatangan Garnacho bisa memberikan energi baru dalam lini serang The Blues.
Kisah Raheem Sterling dan Axel Disasi menjadi gambaran kerasnya persaingan di klub sebesar Chelsea. Dibekukan dari skuad utama, keduanya kini harus menerima kenyataan pahit di bawah kepemimpinan Enzo Maresca. Sang pelatih menegaskan hidup sebagai pemain sepak bola tidak seberat pekerjaan seorang nelayan. Situasi ini bisa menjadi titik balik karier Sterling, Disasi, maupun Chelsea yang masih berjuang di Premier League dan Liga Champions.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
