
Ryan Gravenberch berseragam Liverpool, kini masuk radar transfer Real Madrid. (Dok. TEAMtalk)
JawaPos.com - Real Madrid kembali dikaitkan dengan pemain kunci Liverpool. Setelah sukses mendatangkan Trent Alexander-Arnold dan menunjukkan minat pada Ibrahima Konaté serta Alexis Mac Allister, kini Los Blancos disebut mengincar Ryan Gravenberch.
Menurut laporan media Spanyol Fichajes, pelatih Madrid, Xabi Alonso, telah meminta langsung kepada Presiden Florentino Perez agar mendatangkan Gravenberch. Gelandang asal Belanda itu dipandang cocok menjadi tandem Aurelien Tchouameni dalam skema double pivot di lini tengah Madrid.
Gravenberch bergabung dengan Liverpool dari Bayern Munich pada 2023. Namun, performa terbaiknya justru terlihat musim lalu di bawah asuhan Arne Slot. Pemain berusia 23 tahun itu tampil konsisten dan berperan besar membawa The Reds menjuarai Premier League 2024/2025. Dari 37 laga liga, ia menyumbang empat assist, dan musim ini sudah mencatatkan satu gol serta satu assist dari empat pertandingan.
Liverpool diyakini memasang harga tinggi untuk Gravenberch, yakni sekitar EUR 75 juta (Rp1,4 triliun). Dengan kontrak yang masih berlaku hingga 2028, The Reds jelas tidak akan melepasnya dengan mudah.
Menariknya, agen Gravenberch, Jose Fortes, sempat mengungkapkan pada April lalu bahwa kliennya memang memiliki mimpi bermain di Santiago Bernabeu.
"Ryan cukup bagus untuk Real Madrid. Kami ingin dia bermain di sana, tapi Liverpool pasti meminta banyak uang. Saat ini, itu tidak mungkin," kata Fortes kepada Marca.
Meski begitu, daya tarik Real Madrid sulit ditolak oleh banyak pemain top dunia. Situasi ini bisa saja berubah dalam beberapa tahun mendatang, tergantung keputusan Gravenberch sendiri.
Saat ini, Madrid sejatinya sudah memiliki lini tengah yang sangat kuat dengan nama-nama seperti Tchouameni, Federico Valverde, Eduardo Camavinga, Jude Bellingham, Dani Ceballos, hingga Arda Güler. Maka, perekrutan Gravenberch bukanlah kebutuhan mendesak, melainkan investasi jangka panjang.
Los Blancos memang dikenal lihai merencanakan regenerasi skuad. Jika benar-benar menginginkan Gravenberch, Madrid bisa saja menunggu momen yang tepat untuk memboyongnya dari Anfield.
