Enzo Maresca (Instagram/@maresca)
JawaPos.com - Pertandingan antara Bayern Munchen dan Chelsea di Allianz Arena pada laga penyisihan grup Liga Champions berlangsung dengan tensi tinggi. Salah satu momen yang memicu kontroversi terjadi ketika bek Bayern, Jonathan Tah, menjatuhkan pemain Chelsea, Joao Pedro, dalam sebuah duel menjelang gol yang dicetak Cole Palmer.
Insiden itu dinilai serius oleh kubu Chelsea, namun wasit José Sánchez Martínez hanya memberikan kartu kuning kepada Tah.
Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, terlihat marah besar atas keputusan tersebut. Ia menilai pelanggaran Tah tidak menunjukkan upaya merebut bola, melainkan lebih sebagai tindakan menjatuhkan lawan.
Seusai laga, Maresca mengungkapkan kekecewaannya karena menurutnya situasi itu sudah seharusnya berujung pada kartu merah. Kemarahannya semakin menjadi ketika ia sendiri justru diganjar kartu kuning akibat protes keras yang disampaikannya kepada wasit di pinggir lapangan.
“Seharusnya itu kartu merah. Saya selalu mengatakan itu adalah kartu merah jika tidak ada niat untuk merebut bola dan hanya berniat untuk menendang pemain lain. Kenapa bukan kartu merah? Wasit mengatakan itu tidak cukup keras atau agresif. Jadi, untuk mendapat kartu merah, mereka harus melihat darah Anda atau sesuatu yang lain.
Jika niatnya adalah untuk menjatuhkan, itu adalah kartu merah. Jadi, bagi saya, tidak ada keraguan sama sekali,” kata Maresca dikutip melalui laman The Guardian, Kamis (18/9).
Keputusan wasit juga berpengaruh terhadap strategi Bayern. Vincent Kompany, pelatih Bayern, menarik keluar Tah pada babak pertama untuk menghindari risiko kartu kuning kedua.
Dalam pertandingan itu, Chelsea harus mengakui keunggulan Bayern dengan skor 1-3. Gol bunuh diri Trevoh Chalobah serta kesalahan yang melibatkan Malo Gusto dan Moisss Caicedo memberi ruang bagi Bayern untuk menambah keunggulan. Meski sempat memperkecil ketertinggalan lewat Cole Palmer, Chelsea tidak mampu bangkit dan harus menerima kekalahan dalam laga yang menjadi ajang kembalinya mereka ke Liga Champions.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
