Daniel Levy resmi tinggalkan kursi chairman setelah seperempat abad. (Getty Images)
JawaPos.com - Kejutan besar datang dari London Utara. Daniel Levy resmi meninggalkan kursi chairman Tottenham Hotspur setelah hampir seperempat abad berkuasa.
Keputusan ini diumumkan klub pada Kamis (5/9) sore waktu setempat, setelah pemilik utama Spurs, keluarga Joe Lewis, memutuskan bahwa sudah saatnya ada perubahan besar di pucuk kepemimpinan.
Meski Spurs baru saja menutup musim dengan tiket Liga Champions berkat kemenangan di final Liga Europa, perjalanan di Premier League sangat mengecewakan. Mereka finis di posisi ke-17, disertai gelombang protes anti-Levy yang kerap terdengar di tribune stadion.
"Pemilik ingin apa yang diinginkan fans yaitu lebih banyak kemenangan, lebih sering," ungkap sumber Daily Mail Sport.
Perubahan ini menandai awal pergantian era Tottenham sejak musim baru Premier League bergulir. Menurut laporan Daily Mail Sport, Peter Charrington, direktur di ENIC yang ditunjuk Maret lalu, kini naik menjadi non-executive chairman. Sementara itu, Vinai Venkatesham yang baru direkrut sebagai CEO dipastikan akan memiliki pengaruh lebih besar.
Tak hanya Levy, sejumlah sosok dekatnya juga hengkang. Donna Cullen, tangan kanan Levy, sudah mundur dari jabatan eksekutif di akhir musim lalu. Di sisi lain, kedatangan Thomas Frank sebagai manajer anyar menambah nuansa segar di White Hart Lane.
Kabar hengkangnya Levy langsung memicu spekulasi besar. Selain karena ia dan keluarganya memegang 29,4 persen saham ENIC, Tottenham juga dianggap sebagai "lahan subur" untuk takeover berkat lokasi strategis di London, stadion modern senilai GBP 1,2 miliar yang menjadi sumber pendapatan besar, serta fasilitas latihan kelas elite.
Meski rumor Qatar sempat berhembus, pihak terkait sudah menepis keterlibatan mereka. Melansir dari Daily Mail Sport, terdapat sejumlah informasi yang beredar, jika ada minat, kemungkinan datang dari investor asal Amerika Serikat. Potensi masuknya investasi baru semakin terbuka jika Levy akhirnya melepas sahamnya.
Levy sendiri meninggalkan warisan besar. Di bawah kendalinya, Spurs menjelma menjadi bagian dari "big six" Liga Inggris, lolos ke kompetisi Eropa dalam 18 dari 20 musim terakhir, dan mencapai final Liga Champions 2019. Stadion baru mereka bahkan disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia, tak hanya untuk sepak bola, tetapi juga untuk konser dan pertandingan NFL.
Meski begitu, para suporter tak jarang melancarkan kritik tajam, terutama karena minimnya gelar liga dan kebijakan belanja pemain yang dianggap terlalu hati-hati.
Dalam pernyataan perpisahannya yang dilansir dari sumber klub, Levy menegaskan betapa berharganya perjalanannya bersama Tottenham. "Saya sangat bangga dengan apa yang sudah kami bangun bersama tim eksekutif dan seluruh staf. Kami telah menjadikan klub ini kekuatan global yang bersaing di level tertinggi. Lebih dari itu, kami telah membangun komunitas," kata Levy.
"Saya beruntung bekerja dengan orang-orang hebat, dari Lilywhite House hingga Hotspur Way, serta para pemain dan manajer selama bertahun-tahun. Terima kasih kepada semua fans yang telah mendukung saya. Perjalanannya memang tidak selalu mudah, tapi kemajuan signifikan sudah tercapai. Saya akan terus mendukung klub ini dengan penuh gairah," tambahnya.
Dengan hengkangnya Levy, perjalanan Tottenham memasuki babak baru yang penuh tanda tanya. Satu hal yang pasti, ekspektasi publik kian tinggi terhadap era baru Spurs harus lebih berwarna dengan berhasil merebut gelar kemenangan.

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
