Trofi Liga Champions (Bein Sports)
JawaPos.com – UEFA resmi mengumumkan detail distribusi hadiah uang untuk Liga Champions 2025/26. Kompetisi elit Eropa itu akan diperluas menjadi 36 klub peserta dalam fase liga, yang disertai dengan kenaikan signifikan dalam jumlah hadiah.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Kamis (28/8), struktur finansial terbaru ini menegaskan status Liga Champions sebagai ajang sepak bola paling menguntungkan di dunia.
Setiap klub yang lolos ke fase liga akan menerima pembayaran tetap sebesar EUR 18,62 juta atau Rp 355 miliar. Selain itu, tim akan memperoleh EUR 2,1 juta atau Rp 40 miliar untuk setiap kemenangan dan EUR 700.000 atau Rp 13 miliar jika meraih hasil imbang.
Jumlah ini dipastikan membuat fase liga menjadi sangat kompetitif karena setiap poin berkontribusi langsung pada pendapatan klub.
Hadiah meningkat secara tajam di babak gugur. Klub yang lolos ke babak 16 besar akan mengantongi EUR 11 juta atau Rp 209 miliar, sementara peserta babak playoff sebelum 16 besar akan mendapat EUR 1 juta atau Rp 19 miliar.
Perempat final menjanjikan EUR 12,5 juta atau Rp 238 miliar, semifinal EUR 15 juta atau Rp 286 miliar dan finalis akan menerima EUR 18,5 juta atau Rp 352 miliar. Juara Liga Champions 2026 di Puskás Aréna, Budapest, akan mengantongi tambahan EUR 6,5 juta atau Rp 123 miliar.
UEFA juga memperkenalkan bonus peringkat fase liga. Klub dengan posisi terendah akan mendapatkan EUR 275.000 atau Rp 5,2 miliar sementara tim dengan posisi tertinggi dapat memperoleh hingga EUR 9,9 juta atau Rp 188 miliar. Mekanisme ini memberikan insentif lebih bagi setiap klub untuk bersaing meraih posisi terbaik di tabel liga.
Tidak hanya itu, UEFA menyiapkan EUR 30 juta atau Rp 572 miliar bagi klub yang berpartisipasi di babak kualifikasi. Klub yang gagal mencapai fase liga tetap menerima kompensasi EUR 4,29 juta atau Rp 81 miliar. Kebijakan ini memastikan setiap peserta, bahkan yang gugur lebih awal, tetap mendapatkan dukungan finansial.
Secara keseluruhan, UEFA akan mendistribusikan EUR 3,317 miliar atau Rp 63 triliun pada musim 2025/26. Dari total tersebut, EUR 2,467 miliar atau Rp 47 triliun (74,38%) dialokasikan untuk Liga Champions dan Piala Super UEFA, EUR 565 juta atau Rp 10 triliun (17,02%) untuk Europa League, serta EUR 285 juta atau Rp 5,4 triliun (8,60%) bagi Conference League. Angka tersebut semakin mempertegas dominasi Liga Champions sebagai mesin keuangan terbesar sepak bola Eropa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
