
Kobbie Mainoo. (Manchester United)
JawaPos.com- Kobbie Mainoo, salah satu bintang muda yang sempat dielu-elukan di Manchester United, kini menghadapi masa sulit di bawah asuhan manajer baru, Ruben Amorim. Saat tiba di Craven Cottage untuk laga melawan Fulham, Mainoo tampak tertutup, mengenakan headphone dan membawa dua iPhone serta tas perlengkapan.
Dari tujuh pertandingan United musim ini (termasuk pramusim), Mainoo baru menjadi starter dua kali. Diprediksi ia akan tampil sebagai starter melawan Grimsby Town di ajang piala tengah pekan ini, namun kembali ke bangku cadangan saat United menghadapi Burnley di akhir pekan.
Performa dan kepercayaan yang dulu menyertainya kini mulai pudar. Pelatih baru Ruben Amorim memang pernah memuji kualitas teknis Mainoo, menyebutnya memiliki kemampuan solusi setiap kali mengoper bola.
Namun, sang pelatih juga menuntut Mainoo meningkatkan ritme dan intensitas permainan hal yang sejauh ini belum konsisten ditunjukkan oleh pemain berusia 20 tahun tersebut.
Ketidakhadiran selama empat bulan musim lalu membuat Mainoo kehilangan ritme dan kini ia harus mengejar ketertinggalan di bawah sistem baru Amorim yang lebih mengandalkan kombinasi gelandang bertahan dan menyerang. Dalam formasi tiga bek, dinamika lini tengah berubah total, dan Mainoo hanya dimainkan 15 kali oleh Amorim sejauh ini.
Situasi kontraknya pun tengah menemui jalan buntu. Pembicaraan soal perpanjangan belum menunjukkan progres, sementara di level manajemen sudah ada kesadaran bahwa one-club man semakin sulit terjadi di era modern yang diatur oleh regulasi finansial ketat.
Agen Mainoo, David Lockwood, juga tengah disorot. Ia dianggap terlalu agresif menggaet banyak pemain akademi United, termasuk Tyler Fredricson, Amir Ibragimov, dan Malachi Sharpe, seolah menjual kesuksesan Mainoo sebagai daya tarik.
Situasi Mainoo saat ini mengingatkan pada kasus Ryan Gravenberch di Liverpool. Saat pertama datang dari Bayern, Gravenberch kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain Jurgen Klopp. Namun, di tangan pelatih baru Arne Slot, ia berubah menjadi pilar penting dan bahkan masuk dalam PFA Team of the Year. Transformasi itulah yang bisa dijadikan inspirasi bagi Mainoo untuk bangkit.
Namun untuk saat ini, waktu dan kesempatan tidak berada di pihaknya. Dengan lima pemain lain di lini tengah yang lebih disukai Amorim, masa depan Mainoo di Old Trafford tampak semakin tidak pasti.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
