Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 00.39 WIB

Kobbie Mainoo Terpinggirkan di Manchester United: Kurang Menit Main, Kontrak Mandek di Era Ruben Amorim

Kobbie Mainoo. (Manchester United) - Image

Kobbie Mainoo. (Manchester United)

JawaPos.com- Kobbie Mainoo, salah satu bintang muda yang sempat dielu-elukan di Manchester United, kini menghadapi masa sulit di bawah asuhan manajer baru, Ruben Amorim. Saat tiba di Craven Cottage untuk laga melawan Fulham, Mainoo tampak tertutup, mengenakan headphone dan membawa dua iPhone serta tas perlengkapan.

Dari tujuh pertandingan United musim ini (termasuk pramusim), Mainoo baru menjadi starter dua kali. Diprediksi ia akan tampil sebagai starter melawan Grimsby Town di ajang piala tengah pekan ini, namun kembali ke bangku cadangan saat United menghadapi Burnley di akhir pekan.

Performa dan kepercayaan yang dulu menyertainya kini mulai pudar. Pelatih baru Ruben Amorim memang pernah memuji kualitas teknis Mainoo, menyebutnya memiliki kemampuan solusi setiap kali mengoper bola.

Namun, sang pelatih juga menuntut Mainoo meningkatkan ritme dan intensitas permainan hal yang sejauh ini belum konsisten ditunjukkan oleh pemain berusia 20 tahun tersebut.

Ketidakhadiran selama empat bulan musim lalu membuat Mainoo kehilangan ritme dan kini ia harus mengejar ketertinggalan di bawah sistem baru Amorim yang lebih mengandalkan kombinasi gelandang bertahan dan menyerang. Dalam formasi tiga bek, dinamika lini tengah berubah total, dan Mainoo hanya dimainkan 15 kali oleh Amorim sejauh ini.

Situasi kontraknya pun tengah menemui jalan buntu. Pembicaraan soal perpanjangan belum menunjukkan progres, sementara di level manajemen sudah ada kesadaran bahwa one-club man semakin sulit terjadi di era modern yang diatur oleh regulasi finansial ketat.

Agen Mainoo, David Lockwood, juga tengah disorot. Ia dianggap terlalu agresif menggaet banyak pemain akademi United, termasuk Tyler Fredricson, Amir Ibragimov, dan Malachi Sharpe, seolah menjual kesuksesan Mainoo sebagai daya tarik.

Situasi Mainoo saat ini mengingatkan pada kasus Ryan Gravenberch di Liverpool. Saat pertama datang dari Bayern, Gravenberch kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain Jurgen Klopp. Namun, di tangan pelatih baru Arne Slot, ia berubah menjadi pilar penting dan bahkan masuk dalam PFA Team of the Year. Transformasi itulah yang bisa dijadikan inspirasi bagi Mainoo untuk bangkit.

Namun untuk saat ini, waktu dan kesempatan tidak berada di pihaknya. Dengan lima pemain lain di lini tengah yang lebih disukai Amorim, masa depan Mainoo di Old Trafford tampak semakin tidak pasti.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore