
Ruben Amorim di pinggir lapangan Craven Cottage memberi instruksi kepada pasukan Manchester United. (Vince Mignott/MB Media)
JawaPos.com–Juru taktik Manchester United Ruben Amorim meminta anak asuhannya untuk terus berkembang setelah kembali tampil tanpa kemenangan di dua pertandingan awal Liga Inggris. Setan merah bermain imbang 1-1 melawan Fulham di Stadion Craven Cottage, Minggu (24/8).
Sebenarnya United bisa unggul terlebih dahulu di babak pertama saat pengecekan VAR menyatakan Calvin Bassey melanggar Mason Mount. Sayang Bruno Fernandes gagal mengeksekusi penalti di babak pertama melambung di atas gawang The Cottagers.
Pada babak kedua, sundulan Leny Yoro menyambut umpan melengkung Bryan Mbeumo kemudian terbelokkan punggung Rodrigo Muniz melesat ke jala gawang Bernd Leno. Manchester United memecah kebuntuan pada menit ke-58.
Namun, pemain pengganti Fulham Emile Smith Rowe menyamakan kedudukan untuk 15 menit kemudian. Umpan silan Alex Iwobi dari sisi kiri berhasil disambar dengan mudah oleh bekas gelandang serang Arsenal ini untuk menyamakan kedudukan menaklukkan Altay Bayindir.
Setelah laga mengecewakan karena harus gagal mempertahankan keunggulan, Amorim angkat bicara soal performa anak asuhannya.
“Saya rasa kami mencetak gol, lalu kami lupa cara bermain (seperti yang) kami (inginkan). Kami seharusnya lebih berkembang sebagai tim (pada pertandingan ini),” kata Amorim.
“Momen yang mengubah pertandingan adalah gol (pertama) kami. Kami sangat ingin menang, dan itu perasaan yang menyenangkan, karena kami mencetak gol dan semua orang di lapangan berpikir, Mari kita pertahankan keunggulan ini dan mencoba memenangkan pertandingan,” sambung dia.
“Bagi saya, seharusnya kami harus lebih menikmati dan menekan lawan (setelah unggul 0-1), dengan begitu kami meninggalkan banyak ruang. Kami seharusnya bisa sedikit rileks, bukan dalam intensitas dan cara bermain kami, tetapi tetap menjaga pikiran kami," lanjut Amorim.
“Kami sedikit kesulitan pada akhirnya karena momentum berubah lebih banyak dengan gol (penyama kedudukan) Fulham. Di babak pertama kami seperti itu, kami gagal mengeksekusi penalti,” tambah dia.
“(Bruno) Fernandes memiliki begitu banyak tanggung jawab sehingga saya merasa kurang gembira (ketika ia gagal) dan ia hanya memikirkan kegagalan itu. Sekarang, kami harus terus maju, apa pun yang terjadi,” tandas Amorim
Juru taktik asal Portugal ini juga menyoroti trio penyerang yang menghabiskan dana sekitar GPB 200 juta, Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko, yang tak kunjung memberikan kontribusi pertama mereka untuk United di dua laga awal Liga Inggris ini.
“Saya rasa perasaan itu (menunggu kontribusi Mbeumo, Cunha, dan Sesko) ada. Seharusnya mereka akan mencetak gol karena kami menciptakan begitu banyak peluang (pada pertandingan ini)," tutur Amorim.
“(Tetapi) Sesko butuh waktu. Tidak mudah untuk masuk dari bangku cadangan dan bermain. Ini sangat cepat, dan ia memahami bahwa (permainan) di sini lebih cepat daripada Bundesliga. Dia tidak bermain di momen terbaik kami, dan terkadang kami perlu lebih membantunya,” ucap dia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
