Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Agustus 2025 | 14.35 WIB

Thomas Frank Angkat Suara Soal Tottenham Hotspur Gagal Datangkan Eberechi Eze

Thomas Frank Pimpin Sesi Latihan Tottenham Hotspur (Dok. Tottenham Hotspur)  - Image

Thomas Frank Pimpin Sesi Latihan Tottenham Hotspur (Dok. Tottenham Hotspur) 

JawaPos.com-Pelatih Tottenham Hotspur Thomas Frank, akhirnya buka suara setelah gagal mendapatkan tanda tangan Eberechi Eze. Sang pemain memilih hengkang dari Crystal Palace menuju Arsenal, sang rival sekota Tottenham.

Frank menegaskan tidak akan pernah memaksa merekrut pemain yang tidak benar-benar ingin membela klubnya. Menurut laporan Sky Sports, Eze awalnya sudah hampir bergabung dengan Tottenham. Namun, dalam perkembangan negosiasi, sang gelandang serang berusia 27 tahun itu justru melakukan manuver dengan menerima tawaran Arsenal.

Sejak pekan lalu, kabar kedekatan Tottenham dengan Eze sudah santer terdengar. Bahkan, ada dugaan bahwa Eze sengaja tidak disiapkan tampil penuh dalam laga pembuka Crystal Palace melawan Chelsea karena proses transfer yang hampir rampung.

Eze sempat dimainkan dan mencetak gol yang dianulir di Stamford Bridge, namun kesepakatan antara Spurs dan Palace tak kunjung tercapai.

Situasi itu dimanfaatkan Arsenal untuk bergerak cepat. The Gunners, yang sebelumnya hanya sekadar menaruh minat, akhirnya menghidupkan kembali negosiasi. Hasilnya, Eze menjalani tes medis di London Colney pada Jumat, yang mengakhiri peluang Tottenham memboyong sang pemain.

Sindiran Keras dari Thomas Frank

Thomas Frank dikenal enggan menyebut nama target transfer secara gamblang. Namun, ketika diminta tanggapan soal kegagalan mendapatkan pemain incarannya, Frank memberikan komentar tegas.

“Saya tidak ingin pemain yang tidak ingin bergabung ke klub ini. Jika mereka tidak mau datang dan memakai lencana ini, kami juga tidak membutuhkannya,” ujar Frank dikutip dari Sky Sports.

Dia menambahkan, rumor transfer memang tidak bisa dihindari. Tetapi yang terpenting baginya adalah pemain yang benar-benar memiliki komitmen penuh.

Tottenham sejauh ini baru merekrut dua pemain, yakni Joao Palhinha dan Mohammed Kudus. Frank menegaskan tetap optimistis masih ada pemain yang bisa didatangkan sebelum bursa transfer ditutup.

“Saya yakin akan ada rekrutan baru. Klub bekerja sangat keras, meskipun transfer bukanlah hal mudah seperti berbelanja di supermarket,” ungkap Frank lagi.

Meski begitu, sang pelatih tetap percaya diri dengan skuat yang ada. Dia menyebut lini depan Spurs memiliki enam penyerang berkualitas, termasuk Dejan Kulusevski dan James Maddison.

Masa Depan Richarlison

Di tengah isu transfer Eze, nama Richarlison juga disebut-sebut akan dijadikan bagian dari kesepakatan. Namun, Frank membantah rumor tersebut dengan menyatakan dukungannya penuh kepada striker asal Brasil itu.

“Sekarang, Richarlison adalah penyerang nomor 9 saya. Dia mencetak dua gol luar biasa pekan lalu dan merupakan striker utama Brasil. Tidak ada pembicaraan soal dirinya akan pergi,” tutur Frank.

Kegagalan Tottenham mendapatkan Eberechi Eze memang menjadi pukulan telak. Namun, Thomas Frank menegaskan dirinya lebih memilih pemain yang punya komitmen penuh kepada klub.

Dia percaya, di sisa waktu bursa transfer, masih ada peluang mendatangkan nama baru. Situasi ini menjadi bukti kerasnya persaingan transfer antara Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Thomas Frank di Liga Inggris.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore