
Kevin Diks jadi dewan dan wakil kapten Borussia Monchengladbach. (Instagram/@kevindiks)
JawaPos.com-Direktur Olahraga Borussia Monchengladbach Roland Virkus terus memantau perkembangan kondisi Kevin Diks pasca menderita cedera. Die Fohlen julukan Borussia Monchengladbach berharap bek Timnas Indonesia itu tetap bisa bermain dan debut di Bundesliga akhir pekan ini.
Kevin Diks baru saja resmi mencatatkan debut bersama Borussia Monchengladbach. Dia dimainkan saat Die Fohlen menghadapi Atlas Delmenhorst dalam pertandingan putaran pertama DFB Pokal, Minggu (17/8) malam.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Marschweg, Kevin Diks tampil sebagai bek tengah dan langsung menjadi starter. Sayangnya, debut sang bek tak berjalan mulus.
Sebab Kevin Diks harus menderita cedera. Kondisi itu dialami di pengujung babak pertama dan harus diganti pada babak kedua, tepat setelah jeda turun minum.
Kondisi ini membuat banyak pihak khawatir, termasuk manajemen Borussia Monchengladbach. Roland Virkus sebagai Direktur Olahraga Die Fohlen pun masih belum bisa memastikan secara rinci situasinya.
Hanya saja, Virkus menjelaskan jika pemain berusia 28 tahun itu telah menjalani pengecekan awal. Hasilnya, cedera yang dialami Kevin Diks disebut olehnya tidak serius.
“Dia sudah dicek lagi di ruang ganti dan kelihatannya tidak terlalu serius,” ujar Virkus, dikutip dari Rheinische Post, Senin (18/8) pagi.
Lebih lanjut Virkus pun berharap cedera Kevin Diks benaran tidak serius. Harapannya, sang bek bisa segera berlatih dan memperkuat Borussia Monchengladbach melawan Hamburger SV di pekan pertama Bundesliga 2025/2026, Minggu (24/8) mendatang. Laga itu juga bisa jadi debut Diks di Bundesliga Jerman.
“Kami berharap dia bisa kembali berlatih dan bermain akhir pekan nanti,” harap Virkus.
Sementara itu, pelatih Borussia Monchengladbach Gerardo Seoane mengungkapkan bahwa kondisi Diks tak begitu mengkhawatirkan. Dia menyebut anak asuhnya mengalami kram saat mencoba untuk berlari.
Karena itu, Seoane tidak ingin ambil risiko dan langsung menggantinya dengan Fabio Chiarodia di awal babak kedua.
“Dia sempat merasa kram setiap kali berlari beberapa langkah, jadi kami memutuskan di babak pertama untuk tidak ambil risiko,” terang Gerardo Seoane.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
