Martin Odegaard dan Mikel Arteta (Dok. Football 365)
JawaPos.com – Kepala pelatih Arsenal, Mikel Arteta, membela keputusan untuk tetap mempercayakan ban kapten kepada Martin Odegaard.
Dilansir dari laman ESPN pada Sabtu (16/8), keputusan itu diambil setelah mayoritas pemain dalam skuad Arsenal memberikan suara untuk mempertahankan gelandang Norwegia tersebut sebagai pemimpin tim.
Sebelumnya, mantan kapten Arsenal, Tony Adams, melontarkan kritik keras dengan menyebut bahwa Arsenal tidak akan mampu meraih gelar Liga Primer jika masih dipimpin Odegaard. Adams bahkan menyarankan agar ban kapten dialihkan kepada Declan Rice.
Namun, Arteta menegaskan bahwa proses pemilihan kapten dilakukan secara terbuka dan demokratis di dalam tim.
Para pemain diberikan kesempatan memilih kembali sosok yang dianggap paling pantas, terutama setelah hengkangnya gelandang senior Jorginho pada akhir musim lalu.
"Pendapat saya jelas, dan ini bukan hanya keputusan saya, tetapi juga staf dan para pemain, Hasil pemungutan suara menunjukkan mayoritas besar memilih Odegaard. Itu menandakan kepercayaan mereka pada dirinya," ungkap Mikel Arteta.
Menurut Arteta, kapten tidak hanya soal gaya kepemimpinan, melainkan juga tentang siapa yang bisa memberi rasa nyaman dan dukungan bagi rekan satu tim. Ia menilai Odegaard mampu menjadi representasi klub baik di dalam maupun di luar lapangan.
Selain membahas ban kapten, Arteta juga menyinggung soal penerapan aturan baru Liga Primer. Ia berharap aturan tentang pemborosan waktu, pelanggaran di kotak penalti, serta durasi penjaga gawang menguasai bola dapat dijalankan lebih konsisten dibandingkan musim lalu.
"Musim lalu kami sempat dirugikan dalam beberapa pekan awal akibat penerapan aturan yang tidak konsisten. Namun, setelah pertemuan dengan wasit dan manajer, saya percaya musim ini akan lebih baik," ujar Mikel Arteta.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
