Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 23.00 WIB

Legenda AC Milan Alessandro Costacurta Buka Suara Soal Kedekatan Rossoneri dengan Rasmus Hojlund dan Dusan Vlahovic

Alessandro Costacurta, legenda AC Milan yang seringkali menyoroti kebijakan transfer mantan klubnya. (Carabelli/SOPA Images/LightRocket)

 

JawaPos.com – Legenda AC Milan Alessandro Costacurta beri sorotan kepada striker yang dikaitkan dengan Rossoneri, Dusan Vlahovic dan Rasmus Hojlund. Kedua penyerang ini menjadi kandidat kuat pesaing Santiago Gimenez di San Siro.

Saat ini Milan hanya memiliki satu striker alami, yaitu Gimenez setelah kepergian Alvaro Morata ke Como dan pulangnya Tammy Abraham ke AS Roma dari masa pinjamannya selama satu musim bersama Rossoneri.

Oleh karena itu, pasukan Massimiliano Allegri saat ini mencari satu tambahan striker baru dengan Vlahovic dan Hojlund masuk radar rekrutan baru Direktur Olahraga Milan, Igli Tare.

Mengutip dari Sempre Milan, legenda bek tengah kelahiran Italia berusia 59 tahun ini justru memberi sorotan dengan sentimen sedikit negatif kepada dua striker yang dikaitkan dengan mantan tim kesayangannya itu.

“Keduanya (Vlahovic dan Hojlund) bukan pemain yang terlalu luar biasa, tetapi keduanya bisa membantu (lini depan Milan). Jika tim membantu mereka, mereka bisa membantu kita, tetapi keduanya tidak bisa mencetak gol sendirian,” ujar Costacurta.

“Milan telah memilih pelatih (Allegri) yang dapat membantu mereka meraih kejayaan, tetapi saya tidak begitu yakin tim ini dapat membantu penyerang tengah tersebut (Vlahovic dan Hojlund)."

“Menurut saya, Milan membutuhkan penyerang tengah yang sensasional, dan Hojlund maupun Vlahovic bukanlah tipe penyerang tengah yang sensasional. Misalnya, Gimenez, menurut saya, tidak kalah hebat dari keduanya (striker incaran Milan)."

Vlahovic berseragam Juventus selama empat musim terakhir setelah bergabung dari Fiorentina. Tampil sebanyak 145 kali, striker internasional Serbia ini sukses mencetak 58 gol dan 14 assist.

Sementara Hojlund dianggap gagal setelah menjalani dua musim mengecewakan bersama Manchester United. Bermain 95 kali, bekas penyerang Atalanta ini membukakan 26 gol dan empat assist.

Dibandingkan dengan Gimenez, sebelum bergabung dengan Rossoneri, ia mencatatkan 65 gol dan 13 assist selama tiga musim membela Feyenoord dalam 105 laga. Kemudian pindah ke San Siro langsung memainkan 19 pertandingan dan mencetak enam gol dan tiga assist.

Waktu penyesuaian masih dibutuhkan penyerang kebangsaan Meksiko ini dengan rekan-rekan setimnya di Milan, terutama pemain baru seperti Luka Modric, Samuele Ricci, dan Ardon Jashari.

Ketajaman striker berusia 24 tahun ini masih perlu dilihat di musim keduanya ini, apakah Allegri bisa mengandalkannya sebagai ujung tombak utama selama beberapa musim mendatang.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore