Mohamed Salah. (Instagram @mosalah)
JawaPos.com – Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, mengkritik badan sepak bola Eropa UEFA karena unggahan penghormatan terhadap mantan pesepak bola Palestina, Suleiman al-Obeid.
Dilansir dari laman Flashscore pada Minggu (10/8), Kritik tersebut muncul karena UEFA tidak menyebutkan bahwa Obeid tewas akibat tembakan Israel di Jalur Gaza.
Suleiman al-Obeid, 41 tahun, meninggal pada Rabu setelah pasukan Israel menargetkan warga yang sedang menunggu bantuan kemanusiaan di Gaza selatan. Kabar tersebut disampaikan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) melalui pernyataan resmi.
Baca Juga: Mohamed Salah Kecam UEFA yang Tak Sebut Penyebab Kematian Suleiman al-Obeid Sang 'Pele Palestina'
UEFA mengunggah pesan di platform X sebagai rasa berduka cita atas meninggalnya Suleiman al-Obeid.
“Selamat jalan Suleiman al-Obeid, ‘Pele Palestina’. Seorang talenta yang memberi harapan bagi banyak anak, bahkan di masa-masa tergelap sekalipun.” tulis keterangan UEFA pada X seperti dikutip pada Flashscore.
Namun yang membuat Mohamed Salah geram merupakan unggahan tersebut tidak memuat informasi mengenai penyebab kematian Obeid.
“Bisakah Anda memberi tahu kami bagaimana dia meninggal, di mana, dan mengapa?” tulis keterangan unggahan Mohamed Salah seperti dikutip pada Flashscore.
Diketahui Obeid, yang lahir di Kota Gaza, telah menikah dan memiliki lima anak. Sepanjang kariernya, ia membela tim nasional Palestina dalam 24 pertandingan internasional.
Sebelumnya, pada Oktober 2023, Salah menyerukan para pemimpin dunia untuk bersatu dalam mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.
Salah turut mengingatkan agar pembantaian terhadap warga sipil yang tidak bersalah dapat dicegah. Menurut data PFA, sejak awal perang Gaza, 662 orang dari sektor olahraga dan kepanduan tewas, termasuk 321 orang dari komunitas sepak bola.
Saat ini Mohamed Salah sebagai salah satu pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris musim lalu, dijadwalkan membela Liverpool pada laga Community Shield melawan Crystal Palace di Stadion Wembley pada Minggu. Pertandingan tersebut menjadi pembuka tradisional musim sepak bola Inggris.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
