
Jorge Costa meninggal dunia di usia 53 tahun. (Scroll.in)
JawaPos.com - Jorge Costa, mantan kapten FC Porto yang membawa klub Portugal itu meraih trofi Liga Champions pada tahun 2004, meninggal dunia pada usia 53 tahun. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh FC Porto melalui pernyataan resmi pada (5/8) waktu setempat. Costa mengalami serangan jantung saat berada di pusat latihan klub.
Costa menjalani sebagian besar karier profesionalnya bersama FC Porto, di mana ia tampil dalam lebih dari 500 pertandingan resmi. Ia mengawali debut di tim utama pada akhir dekade 1980-an dan kemudian menjabat sebagai kapten tim dalam periode sukses awal 2000-an.
Berita kematian Costa mendapat tanggapan dari berbagai kalangan sepak bola. Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), Liga Portugal, dan klub-klub domestik menyampaikan belasungkawa atas kepergiannya. Pelatih Jose Mourinho, yang pernah menangani Porto saat Costa menjadi kapten, menyampaikan penghormatan.
"Aku tahu apa yang akan kau katakan sekarang jika kau bisa. Tuan, berhentilah menangis, besok kau akan bertanding dan anak buahmu membutuhkanmu untuk siap dan kuat. Aku janji, BICHO, aku akan melakukannya. Rest In Piece karena warisanmu akan tetap bersama kami." tulis Jose Mourinho dikutip melalui akun Instagram pribadinya (6/8).
"Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) mengumumkan akan diadakan mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang Jorge Costa, pemain internasional Portugal yang meninggal dunia pada usia 53 tahun pada hari Selasa. Penghormatan ini akan dilaksanakan pada semua pertandingan kompetisi yang diselenggarakan oleh FPF yang berlangsung antara tanggal 8 hingga 11 Agustus," tulis FPF dikutip melalui laman resminya.
Dilansir melalui laman Transfermarkt, sebagai bek tengah, ia dikenal karena kontribusinya dalam kemenangan Porto di ajang Liga Champions UEFA 2003/2004, UEFA Cup 2002/2003, serta delapan gelar juara Liga Portugal dan lima trofi Piala Portugal. Di level internasional, Costa tercatat membela tim nasional Portugal sebanyak 50 kali, termasuk berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia FIFA dan Kejuaraan Eropa UEFA. Ia juga termasuk dalam skuad Portugal yang menjuarai Piala Dunia U-20 FIFA tahun 1991.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
