Son Heung Min (Dok. Instagram @hm_son7)
JawaPos.com – Kapten sekaligus ikon Tottenham Hotspur, Son Heung-min, dilaporkan semakin dekat menuju pintu keluar klub usai menjalani 10 musim penuh kenangan. Klub Major League Soccer (MLS), Los Angeles FC (LAFC), tengah dalam tahap negosiasi lanjutan untuk mengamankan jasa pemain Korea Selatan tersebut dengan tawaran senilai 15,1 juta Poundsterling, atau setara sekitar Rp317 miliar.
Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (2/8), Son Heung-min secara terbuka menyatakan niatnya untuk meninggalkan Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim panas ini. Pemain berusia 33 tahun itu disebut telah memberi lampu hijau kepada LAFC, dan laga pramusim Spurs melawan Newcastle United di tanah kelahirannya, Korea Selatan, bisa menjadi pertandingan terakhirnya dalam balutan seragam The Lilywhites.
Son masih memiliki sisa satu tahun kontrak setelah Tottenham memicu klausul perpanjangan secara otomatis musim lalu.
Oleh karena itu, klub asal London Utara itu berhak menerima kompensasi sebelum melepas pemain yang telah menjadi tulang punggung mereka selama satu dekade terakhir.
LAFC dan Tottenham Sudah Masuk Tahap Lanjutan Negosiasi
Menurut laporan dari GiveMeSport, Tottenham dan LAFC kini berada dalam tahap negosiasi lanjutan dengan nilai transfer sekitar 15,1 juta Poundsterling (sekitar Rp317 miliar). Nilai tersebut hanya separuh dari harga awal yang dipatok Spurs untuk menjual Son ke tim dari luar Eropa.
“Jika Son hengkang ke klub Saudi Arabia, Tottenham kabarnya menginginkan bayaran mencapai 30 juta Poundsterling (sekitar Rp630 miliar). Namun, keputusan Son untuk memilih MLS sebagai destinasi berikutnya membuat klub bersedia menurunkan banderolnya menjadi 20 juta Poundsterling, meski kini terlihat siap menerima tawaran lebih rendah dari LAFC,” tulis media tersebut.
Komunitas Korea di LA Jadi Faktor Kunci
Salah satu alasan kuat di balik keputusan Son lebih memilih LAFC ketimbang tawaran fantastis dari Liga Pro Saudi adalah adanya komunitas Korea Selatan yang berkembang pesat di kota Los Angeles. Keberadaan dukungan budaya dan sosial tersebut disebut menjadi faktor penting dalam pertimbangan sang pemain.
LAFC bahkan dikabarkan telah mengirim delegasi resmi ke Korea Selatan untuk memfinalisasi kesepakatan setelah laga melawan Newcastle. Klub asal California itu kini sangat optimis bisa menuntaskan transfer meski tawarannya masih di bawah rekor tertinggi transfer di MLS.
Transfer Ini Hampir Pecahkan Rekor MLS
Jika kesepakatan terjadi di angka 15,1 juta Poundsterling, maka transfer Son akan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah MLS. Meski begitu, angka tersebut masih berada sedikit di bawah rekor transfer termahal MLS yang dipegang Emmanuel Latte Lath, saat ia pindah dari Middlesbrough ke Atlanta United dengan biaya 16,6 juta Poundsterling musim lalu.
Transfer Son ke MLS juga akan menjadi langkah besar bagi LAFC, yang sebelumnya lebih dikenal sebagai tim pengumpul talenta muda atau bintang veteran dari Amerika Selatan. Kini, mereka siap mendatangkan salah satu bintang besar Asia dalam kondisi performa yang masih kompetitif.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
