Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Agustus 2025 | 02.44 WIB

10 Klub Terbaik di Dunia 2025: Tidak Ada Manchester United dan Juventus, Siapa yang Jadi Raja Sepak Bola?

Tim terbaik di dunia, Chelsea (kiri), PSG, dan Liverpool. (dok. Sport Mole) - Image

Tim terbaik di dunia, Chelsea (kiri), PSG, dan Liverpool. (dok. Sport Mole)

JawaPos.com – Musim baru sepak bola 2025/2026 telah dimulai, dan perdebatan soal siapa klub terbaik dunia kembali mengemuka. Yang menarik, nama Manchester United—yang dulunya dianggap sebagai salah satu raksasa dunia—tidak masuk dalam daftar 10 besar. Sebaliknya, klub-klub seperti Paris Saint-Germain, Liverpool, dan Real Madrid kini dianggap sebagai penguasa baru di panggung sepak bola global.

Menurut laporan Sports Mole, daftar ini disusun berdasarkan performa jangka pendek hingga menengah, baik di level domestik maupun kontinental, ditambah kekuatan skuad dan konsistensi hasil dalam beberapa musim terakhir. Siapa saja yang layak menyandang status sebagai klub terbaik dunia saat ini?

Sepak bola terus berkembang dan penuh dinamika. Ada klub yang konsisten mempertahankan kejayaan dalam beberapa dekade, ada pula yang bangkit dari keterpurukan dengan pendekatan baru dan strategi yang tepat. Sementara itu, klub-klub ambisius mulai menantang dominasi tim-tim tradisional. 

Inilah 10 besar klub terbaik dunia versi Sports Mole menjelang musim 2025/2026.

  • 10. Bayer Leverkusen

Leverkusen mencuri perhatian dunia setelah memutus dominasi Bayern Munich dan meraih gelar Bundesliga pertama dalam sejarah klub sepanjang 120 tahun. Pada musim 2023/2024, mereka juga memenangkan DFB-Pokal dan tidak terkalahkan di seluruh kompetisi domestik.

Sayangnya, harapan meraih treble pupus setelah kalah dari Atalanta di final Liga Europa.
Meski performa mereka menurun di musim berikutnya, Leverkusen tetap tampil kompetitif dan finis di posisi kedua Bundesliga. Xabi Alonso, arsitek kesuksesan mereka, kini melatih Real Madrid.

Sementara itu, pemain-pemain penting seperti Florian Wirtz dan Granit Xhaka sudah hengkang. Namun, kehadiran pelatih baru Erik ten Hag dan pemain seperti Alejandro Grimaldo serta Patrik Schick masih menjaga kualitas skuad.

  • 9. Arsenal

Di bawah Mikel Arteta, Arsenal menjelma menjadi kekuatan stabil di Premier League. Tiga musim terakhir mereka selalu finis sebagai runner-up, termasuk terpaut 10 poin dari Liverpool musim lalu.

Menurut laporan Sports Mole, kunci kekuatan Arsenal adalah pertahanan kokoh—hanya kebobolan 34 gol musim lalu—dan lini tengah solid yang dipimpin Declan Rice serta Martin Ødegaard. Namun, tantangan besar masih menanti: meraih gelar Premier League pertama sejak 2004 dan menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.

Arteta kini berharap kedatangan Viktor Gyokeres dari Sporting Lisbon bisa menjadi solusi di lini depan.

  • 8. Inter Milan

Inter terus konsisten dalam enam musim terakhir, meraih dua gelar Serie A dan tiga trofi Supercoppa. Di Eropa, mereka juga tampil meyakinkan, mencapai dua final Liga Champions dalam tiga musim terakhir meski keduanya berakhir dengan kekalahan.

Namun, mereka kini memasuki masa transisi dengan pelatih baru Cristian Chivu dan skuad yang sebagian besar sudah berumur di atas 30 tahun. Tantangannya besar, terutama untuk menjaga performa di berbagai kompetisi dengan pemain seperti Lautaro Martinez, Nicolo Barella, dan Alessandro Bastoni sebagai tumpuan.

  • 7. Chelsea

Chelsea telah mengalami naik turun sejak era Abramovich berakhir. Di bawah Todd Boehly, mereka menghabiskan lebih dari 1,2 miliar Poundsterling (setara Rp24 triliun) untuk mendatangkan pemain muda. Setelah performa buruk pada 2022/2023, kebangkitan datang lewat Enzo Maresca.

Chelsea menjuarai UEFA Conference League dan menjadi kampiun Piala Dunia Antarklub 2025 setelah mengalahkan PSG 3-0 di final. Musim ini mereka kembali ke Liga Champions dan berharap para pemain muda seperti Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Moises Caicedo bisa terus berkembang.

  • 6. Barcelona

Meski menghadapi krisis finansial, Barcelona sukses meraih treble domestik musim lalu: La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana. Pelatih baru Hansi Flick berhasil mengombinasikan pemain senior seperti Lewandowski dengan talenta muda macam Lamine Yamal.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore