Joao Pedro dan Thiago Silva saling menunjukkan respek usai laga Chelsea vs Fluminense di semifinal Piala Dunia Antarklub 2025. (Metro)
JawaPos.com- Thiago Silva memberikan pujian setinggi langit kepada Joao Pedro setelah striker muda Brasil itu mencetak dua gol ke gawang mantan klubnya, Fluminense, dan membawa Chelsea lolos ke final Piala Dunia Antarklub 2025. Laga semifinal yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk The Blues.
Joao Pedro, yang baru didatangkan Chelsea dari Brighton sepekan lalu dengan banderol GBP 60 juta, tampil gemilang dalam debut penuhnya sebagai starter. Pemain berusia 23 tahun itu mencetak gol pembuka lewat tembakan jarak jauh yang indah, sebelum menggandakan keunggulan Chelsea di babak kedua dengan penyelesaian keras yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Atas penampilan impresifnya, Pedro dinobatkan sebagai Superior Player of the Match dalam pertandingan tersebut.
Bagi Thiago Silva, yang malam itu menjadi kapten Fluminense, performa Pedro bukanlah kejutan total. Ia sudah lama menyadari potensi besar mantan pemain Watford itu.
"Anak ini spesial, saya punya banyak kasih sayang untuknya," kata Silva kepada Globo.
"Beberapa waktu lalu, saya bahkan merekomendasikannya ke fisioterapis saya di Eropa, yang juga menangani anak-anak saya," lanjutnya.
Silva mengaku sudah melihat langsung kualitas Pedro sejak beberapa tahun lalu.
"Saya pernah beberapa kali melawannya saat dia masih di Watford. Dia dua kali tampil luar biasa melawan kami. Saat itu saya bilang, anak ini istimewa," ungkapnya.
Namun, Silva tak menyangka Pedro akan begitu berambisi saat menghadapi klub masa kecilnya.
"Dia melepaskan beberapa tembakan luar biasa. Salah satu dari anak-anak kami sendiri yang menyingkirkan kami dari turnamen penting ini. Tapi saya doakan dia sukses," ujarnya dengan tulus.
Kemenangan ini membawa Chelsea melaju ke final dan akan menghadapi salah satu dari Real Madrid atau Paris Saint-Germain pada Minggu mendatang. Bagi Silva, yang pernah membela PSG selama delapan tahun sebelum pindah ke Chelsea pada 2020, laga final nanti bisa menjadi momen emosional.
"Kalau finalnya lawan PSG, hati saya akan terbagi dua. Tapi kalau lawannya Madrid, saya jelas dukung Chelsea," kata bek veteran itu sambil tersenyum.
Meski tersingkir, Silva menegaskan pentingnya tetap bangkit dan melanjutkan perjalanan.
"Sekarang waktunya angkat kepala, doakan Joao Pedro yang terbaik, dan terus melangkah," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
