Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 22.58 WIB

Arsenal Hadapi Kendala Baru dalam Transfer Eberechi Eze, Struktural Pembayaran Jadi Sorotan

Eberechi Eze (Dok. CPFC)

JawaPos.com – Ambisi Arsenal untuk mendatangkan Eberechi Eze dari Crystal Palace kian menguat. Namun, di balik rencana besar yang disusun manajemen The Gunners, terselip tantangan baru yang bisa menjadi batu sandungan dalam proses transfer sang pemain. Padahal, Mikel Arteta telah menyusun strategi finansial demi mengamankan sang bintang tanpa harus menjual aset utama mereka.

Sudah bukan rahasia lagi jika Mikel Arteta ingin menambahkan elemen kejutan dalam lini serang Arsenal. Setelah musim lalu hanya finis di posisi runner-up Premier League, pelatih asal Spanyol itu disebut-sebut sedang menyusun ulang barisan depannya untuk memperkaya variasi serangan. Nama Eberechi Eze pun muncul sebagai salah satu sosok yang digadang-gadang mampu menghadirkan "X-factor" yang selama ini kurang di tubuh Arsenal.

Eze bukanlah nama asing di kancah sepak bola Inggris. Pemain yang kini berusia 27 tahun itu tampil memukau bersama Crystal Palace musim lalu. Dalam 43 laga di semua kompetisi, ia mencetak 14 gol dan memberikan 11 assist. Catatan itu tak hanya menunjukkan konsistensinya, tapi juga kemampuannya untuk menjadi penentu di laga-laga besar.

Dengan kemampuan teknis tinggi, kelincahan, dan visi bermain yang tajam, Eze disebut-sebut sebagai sosok yang bisa membawa dimensi baru bagi permainan Arsenal. Bahkan, laporan dari media Inggris The Independent menyebut Arsenal tengah menyiapkan tawaran resmi yang disusun dalam bentuk cicilan sebanyak tiga kali pembayaran.

Strategi Transfer Tanpa Jual Pemain Bintang

Laporan yang sama mengungkap bahwa Arsenal sejatinya hanya memiliki anggaran untuk dua rekrutan besar di musim panas ini. Satu slot sudah dipakai untuk mendatangkan Martin Zubimendi, gelandang asal Spanyol yang sebelumnya memperkuat Real Sociedad. Sementara satu slot lainnya tengah difokuskan untuk mendatangkan Viktor Gyokeres, striker subur milik Sporting Lisbon.

Namun, menariknya, Arsenal juga masih sangat serius mengejar tanda tangan Eze. Padahal, jika merujuk pada anggaran awal, transfer sang pemain seharusnya bisa terealisasi hanya jika ada pemain yang dijual. Tapi, Arteta tampaknya tak ingin kehilangan aset utamanya dan memilih menyusun skema pembayaran cicilan yang membuat proses transfer lebih fleksibel.

Disebutkan bahwa klausul pelepasan Eze berada di angka sekitar GBP 60 juta, ditambah beberapa pembayaran tambahan dalam bentuk bonus dan add-on. Arsenal berharap bisa mencicil pembayaran tersebut sebesar GBP 20 juta per tahap. Menariknya, Eze juga disebut-sebut menjadikan Emirates Stadium sebagai tujuan utama bila ia hengkang dari Selhurst Park musim panas ini. Artinya, kesepakatan personal antara pemain dan klub tidak akan menjadi penghalang berarti.

Masuk Liverpool, Persaingan Kembali Terbuka

Namun, di saat Arsenal tampak melenggang sendirian dalam perburuan Eze — terutama setelah Tottenham Hotspur disebut mundur secara perlahan — kabar mengejutkan datang dari arah Merseyside. Liverpool dilaporkan siap kembali masuk ke dalam persaingan. Klub yang kini ditangani Arne Slot itu tengah mencari suntikan baru di lini depan setelah duka mendalam akibat wafatnya Diogo Jota beberapa waktu lalu.

Belum lagi, isu kepergian Luis Diaz ke luar Inggris semakin kencang terdengar. Penyerang sayap asal Kolombia itu tengah dibidik Barcelona dan Bayern Muenchen, dengan Barca menjadikannya opsi pengganti jika gagal mendapatkan Nico Williams. Williams sendiri baru saja memperpanjang kontraknya bersama Athletic Bilbao hingga sepuluh tahun ke depan, membuat Barcelona harus beralih haluan.

Situasi ini membuat Liverpool terdesak untuk segera memperkuat barisan depan mereka, dan Eze dinilai cocok dengan gaya bermain cepat ala Anfield. Jika The Reds benar-benar serius, maka Arsenal harus bersiap menghadapi pertarungan yang lebih sengit, terutama karena Eze juga memiliki daya tarik yang besar bagi banyak klub top.

Tak Hanya Bintang, Tapi Juga Simbol

Eberechi Eze bukan hanya sekadar pemain kreatif. Ia merupakan simbol dari generasi muda Inggris yang terus berkembang pesat. Lahir dari akademi Queens Park Rangers, Eze meniti kariernya dari bawah hingga akhirnya menjelma menjadi andalan Crystal Palace. Dengan catatan 40 gol dan 28 assist dalam 167 laga bersama The Eagles, kontribusinya tak bisa dipandang sebelah mata.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore