Ange Postecoglou resmi dipecat Tottenham Hotspur dari kursi pelatih pada Jumat (6/6). (Dok. Instagram Spurs Official)
JawaPos.com - Hanya berselang 16 hari setelah mempersembahkan trofi Eropa pertama kali setelah 17 tahun puasa gelar untuk Tottenham Hotspur, pelatih Ange Postecoglou resmi didepak dari kursi pelatih oleh klub. Keputusan itu diumumkan langsung oleh manajemen Spurs pada Jumat (6/6) malam.
Dalam pernyataan resmi klub, keputusan pemecatan diambil secara bulat oleh dewan direksi Tottenham Hotspur. Meskipun telah membawa Spurs menjuarai Liga Europa dengan kemenangan 1-0 atas Manchester United di final di Bilbao musim 2024/25, hasil tersebut tak cukup untuk menyelamatkan karir Postecoglou di kursi kepelatihan usai musim domestik yang dinilai mengecewakan.
Klub asal Inggris tersebut menutup klasemen Premier League 2024/25 di posisi ke-17, posisi terburuk sepanjang sejarah klub di era Premier League. Dari 38 laga, Spurs menelan sebanyak 22 pertandingan dengan kekalahan dan hanya mengumpulkan 38 poin. Ini merupakan catatan terendah mereka di bawah asuhan Ange.
"Meski kemenangan di Eropa akan selalu dikenang, kami tidak bisa membuat keputusan berdasarkan emosi semata," tulis manajemen dalam pernyataan resminya, Jumat (6/6).
Postecoglou sendiri mengaku tetap bangga dengan pencapaiannya selama dua musim menangani Spurs. Dalam pernyataan melalui agensinya, ia menyebut malam di Bilbao sebagai hasil dari upaya kerja kerasnya bersama Tottenham Hotspur.
"Puncak dari dua tahun kerja keras dan keyakinan terhadap sebuah mimpi," terangnya dikutip dari laman skysports, Sabtu (7/6).
Selama mengasuh Spurs, Postecoglou juga seringkali direndahkan karena performanya yang buruk selama musim 2024/25. Namun, hal tersebut justru berbuah manis dengan terciptanya sejarah baru.
"Saya tahu banyak yang meragukan kami, tapi kami berhasil membuktikannya dengan membuat sejarah baru bagi Spurs," ucap pelatih berusia 59 tahun itu.
Postecoglou tak menampik bahwa jalan yang dilalui selama satu musim bersama Spurs tidak selalu mulus. Namun, di balik setiap kekalahan dan cedera pemain, ia melihat perkembangan yang nyata. Ia menyebut tim ini sudah menapaki jalur yang tepat. Baginya, kemenangan di Liga Europa bukan akhir dari cerita, melainkan titik awal dari sesuatu yang lebih besar.
"Saya yakin fondasi yang telah kami bangun akan menjadi dasar kesuksesan di masa depan," tambahnya.
Para pemain pun memberikan penghormatan di media sosial kepada Postecoglou. Pemain seperti Richarlison, Pedro Porro, hingga Micky van de Ven menyampaikan ucapan terima kasih secara pribadi kepada sang pelatih, menyebutnya sebagai sosok yang membangkitkan semangat dan memberikan kepercayaan di tengah tantangan.
Postecoglou meninggalkan Tottenham tepat dua tahun setelah penunjukannya dari Celtic pada 6 Juni 2023. Kini, Spurs harus kembali mencari pelatih permanen kelima mereka sejak era Mauricio Pochettino berakhir pada 2019.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
