Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Mei 2025 | 03.39 WIB

Tiket Piala Dunia 2026 Semakin Mahal, FIFA Berencana Terapkan Harga Dinamis agar Terjangkau Suporter

Ilustrasi Trophy Piala Dunia FIFA 2026. (@artofth/X) - Image

Ilustrasi Trophy Piala Dunia FIFA 2026. (@artofth/X)

JawaPos.com - FIFA bersiap menghadirkan sistem baru dalam penjualan tiket Piala Dunia 2026. Kali ini, bukan hanya pertandingan yang bikin deg-degan, tetapi juga harga tiketnya. 

Pasalnya, FIFA akan menerapkan model harga dinamis (dynamic pricing) yang membuat harga tiket dapat naik-turun tergantung permintaan.

Sistem ini akan berlaku untuk penjualan tiket umum Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. 

Berbeda dari sistem konvensional, harga dinamis membuat harga tiket dapat berubah menjadi lebih murah atau jauh lebih mahal tergantung seberapa tinggi antusiasme penonton terhadap pertandingan tertentu.

Penjualan tiket ini dijadwalkan mulai kuartal ketiga (Juli —September) tahun 2025 melalui situs resmi FIFA. Saat ini, yang tersedia baru tiket hospitality dengan harga mulai dari Rp 56 juta hingga Rp 1,17 miliar per paket.

FIFA sebagai badan tertinggi sepak bola dunia tentu menjadi pengambil keputusan utama dalam penerapan sistem ini. 

Namun, yang paling terdampak ialah para penggemar sepak bola dari seluruh dunia, khususnya mereka yang merencanakan perjalanan ke Amerika Utara demi menyaksikan langsung pertandingan.

Sementara itu, jurnalis Adam Crafton mengungkapkan bahwa organisasi seperti Football Supporters Europe (FSE) menyuarakan kekhawatirannya terhadap ketentuan baru ini. 

Mereka menilai sistem harga dinamis berpotensi mengusir suporter sejati dari stadion karena harga tiket yang dapat meroket drastis. 

“Kami sangat kritis terhadap ide ini, karena tidak cocok untuk sepak bola,” kata Ronan Evain, Direktur Eksekutif Football Supporters Europe (FSE) kepada The Athletic (21/5). 

Alasan utama FIFA sebenarnya cukup jelas, yaitu mengoptimalkan pendapatan. 

Dalam dokumen resmi, FIFA menargetkan pemasukan sebesar Rp 208 triliun untuk siklus empat tahun yang berpuncak di Piala Dunia 2026, meningkat dari Rp 121,6 triliun di siklus sebelumnya. 

Sistem ini dianggap sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan potensi pasar Amerika Utara.

FIFA bahkan telah menguji coba sistem serupa di FIFA Club World Cup dan Copa America, yang juga berlangsung di AS. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore