Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Mei 2025 | 21.29 WIB

4 Fakta AC Milan Gagal Berkompetisi dalam Laga Antar Klub Eropa pada Musim Depan

Para pemain AC Milan (Dok. Instagram @acmilan) - Image

Para pemain AC Milan (Dok. Instagram @acmilan)

JawaPos.com - Hasil yang mengecewakan tengah dirasakan oleh AC Milan, dimana klub yang berlokasi di San Siro, Milan, Italia itu secara terpaksa tidak berpartisipasi pada ajang kompetisi antar klub Eropa pada musim 2025-26. Milan hanya mampu berada pada posisi 9 klasemen Serie A.

Diketahui bahwa 5 besar klub pada divisi utama masing-masing Liga akan bermain di kompetisi Liga Champions, sedangkan yang berada pada posisi ke-6 akan masuk Europa League dan posisi ke-7 bergabung dengan Conference League.

Berikut 4 fakta yang harus diketahui terkait gagalnya AC Milan masuk pada kompetisi antar klub Eropa pada musim 2025-26, seperti dilansir dari laman Flash Score.

1. Kekalahan Telak Atas AS Roma dengan Skor 3-1

AC Milan yang dipermalukan oleh Roma dengan skor 3-1 pada Minggu (18/5) menjadi kunci utama gagalnya mereka untuk bermain di kompetisi Eropa musim depan sekaligus harus terpaksa membuat tim untuk mengejar ketertinggalan pada akhir pekan terakhir musim ini.

Sejak Oktober 2019, Roma belum pernah mengalahkan Milan di Serie A, dimana hal ini mengakhiri rangkaian 10 pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan melawan Rossoneri di kompetisi tersebut dengan total 4 Seri dan 6 Kalah.

2. Masalah Keuangan Berdampak pada Bursa Transfer

Usai Elliott Advisors mengambil alih semua yang berkaitan akan keuangan klub. Banyaknya kontra yang telah terjadi. Seperti pada tahun ada tahun 2018, Milan menagih utang yang gagal dibayar oleh Li Yonghong yang telah melakukan investasi dalam jumlah besar.

Seperti kasus Alvaro Morata yang sengaja dipinjamkan ke klub Turki Galatasaray selama 6 bulan walau sedang berada dalam performa baik. Kemudian Kyle Walker yang yang sempat dipinjamkan ke Manchester City namun setelah kembali performanya semakin menurun. Hal ini menjadi kasus besar dimana Milan akan mengutamakan bisnis namun tidak melihat kondisi klub terhadap masa depan.

Bahkan, pencopotan Paolo Maldini dari posisi direktur, yang mungkin disambut baik oleh Curva Sud (kelompok suporter Ultra Milan yang kurang menghormati Maldini), mengirimkan sinyal negatif ke pihak lain. Hal ini mengesankan bahwa klub telah kehilangan jati dirinya dan terus terombang-ambing dalam berbagai krisis.

3. Disebabkan karena Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic yang sekarang saat ini diketahui menjadi penasihat senior bagi para pemilik dan jelas memiliki tempat khusus di hati semua Milanistas, memamerkan kekuatannya di ruang rapat.

Sayangnya bagi pelatih asal Swedia yang terus terang itu, pilihannya untuk pengganti Fonseca, Conceicao, tidak lebih baik dari itu, Namun, Zlatan yang biasanya bersemangat di awal musim saat ini mengatakan, "Saya bosnya dan saya yang bertanggung jawab, namun hasil akhir klub terkadang telah membuat malu," ujar Ibrahimovic. 

4. Joao Felix dan Gimenez Kurang Mencetak Gol

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore