Pelatih AC Milan, Sergio Conceicao, selama sesi konferensi pers (acmilan.com)
JawaPos.com - Mimpi AC Milan untuk meraih trofi Coppa Italia pupus sudah. Bertanding di Stadio Olimpico, Kamis (15/5) dini hari WIB, Rossoneri takluk 0-1 dari Bologna dalam partai final yang berjalan sengit. Gol tunggal dari Dan Ndoye memastikan gelar juara dan tiket Liga Europa musim depan jatuh ke tangan Rossoblu.
Manajer Milan, Sergio Conceicao, tak menampik kekecewaannya usai pertandingan. Ia mengakui bahwa anak asuhnya tampil kurang menggigit di babak kedua, meskipun ia enggan menyalahkan keputusan kontroversial dari wasit Maurizio Mariani.
"Babak pertama berjalan seimbang. Kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol dan unggul, yang mana itu krusial dalam pertandingan seperti ini," ujar Conceicao kepada Sport Mediaset.
"Saya akui, kami bisa berbuat lebih banyak di babak kedua. Bologna sedikit beruntung dengan gol tersebut. Saya tidak ingin meremehkan lawan, Bologna bermain bagus untuk memenangkan trofi ini. Namun, setelah gol itu tercipta, rasanya pertandingan tidak banyak berjalan," lanjutnya.
Amarah kubu Milan sempat memuncak menjelang turun minum. Mereka merasa gelandang Bologna, Lewis Ferguson, seharusnya menerima kartu kuning kedua setelah terlibat perebutan bola dengan Christian Pulisic. Namun, Conceicao memilih untuk tidak menjadikan insiden tersebut sebagai kambing hitam atas kekalahan timnya.
"Saya tidak ingin mencari alibi dengan menyalahkan wasit. Memang ada dua atau tiga situasi yang meragukan, tetapi saya tidak ingin itu terdengar seperti alasan. Seharusnya kami bisa bermain lebih baik," tegas pelatih asal Portugal tersebut.
Conceicao juga menyinggung perjalanan Milan di kompetisi lain musim ini. "Kami memenangkan Supercoppa, kami melaju jauh di Coppa Italia, dan sekarang kami akan berusaha mengakhiri musim ini dengan bermartabat," katanya.
Kini, fokus Milan akan tertuju pada pertandingan penting lainnya di tempat yang sama, menghadapi AS Roma di lanjutan Serie A. Conceicao pun menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter setia Milan yang telah memberikan dukungan penuh.
"Saya minta maaf kepada para penggemar yang begitu antusias. Ini adalah kekecewaan bagi semua orang. Seharusnya kami bisa berbuat lebih banyak, tetapi ini adalah pertandingan yang seimbang, dan segalanya ditentukan oleh detail. Mereka mencetak gol, dan kami tidak," sesal Conceicao.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Milan di final Coppa Italia. Dari 14 kesempatan, mereka hanya mampu meraih lima gelar juara. Situasi semakin pelik bagi Il Diavolo Rosso karena mereka juga terancam gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan. Saat ini, Milan berada di posisi kedelapan klasemen Serie A dengan hanya menyisakan dua pertandingan lagi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
