
Pelatih Manchester United Ruben Amorim. (Dok. Manchester United)
JawaPos.com - Manchester United pastikan satu tempat di final Liga Europa usai menumbangkan Atheltic Bilbao 4-1 dalam laga semifinal leg kedua, Jumat (9/5) dini hari WIB. Pelatih Setan Merah, Ruben Amorim puji penampilan Los Leones yang sempat membuat timnya kesulitan.
United menjamu pasukan Ernesto Valverde dengan bekal kemenangan meyakinkan 0-3 yang didapat di kandang Bilbao pada laga leg pertama. Meski terhitung dalam posisi aman, Amorim tetap menargetkan kemenangan di Old Trafford dan mewanti anak asuhnya untuk tidak terlena atas keunggulan itu.
Seusai laga leg pertama pada Jumat (2/5) lalu, pelatih asal Protugal itu menuturkan Bilbao bisa saja membalikkan keadaan di laga selanjutnya dan justru membuat timnya tersingkir.
"Ini belum berakhir. Mereka bisa melakukan hal yang sama (memenangkan pertandingan) di Old Trafford karena mereka sangat kuat, mereka sangat sengit," ucap Amorim sesuai laga di Stadion San Mames.
Hal tersebut terbukti dalam laga dini hari tadi ketika Unai Nunez dkk. mampu menghentak dengan menciptakan gol terlebih dulu ke gawang tuan rumah. Aksi Mikel Jauregizar di menit 31 mampu memperdaya Andre Onana dan membawa Los Leones unggul sekaligus memperkecil skor agregat menjadi 3-1.
Man United yang menguasai jalannya pertandingan justru mengalami kebuntuan dalam mencetak gol. Jelang jeda turun minum, Alejandro Garnacho yang mendapat peluang emas tidak mampu mengonversinya menjadi gol dan membuat Bilbao mengunci keunggulan 0-1 hingga paruh pertama usai.
Memasuki babak kedua, Bruno Fernandes dkk. tidak juga kunjung menciptakan gol meski telah melancarkan sejumlah tembakan berbahaya. Hujan gol bagi Man United baru terjadi pada 20 menit akhir pertandingan.
Mason Mount yang masuk sebagai pemain pengganti di menit 62 menjawab kepercayaan pelatih dengan memecah kebuntuan Manchester Merah sepuluh menit berselang.
Dua gol berikutnya disumbangkan oleh Casemiro di menit 79 dan Rasmus Hojlund enam menit kemudian. Tidak berhenti di situ, di menit tambahan 90+1 Mason Mount menyempurnakan kemenangan United dengan menciptakan brace.
Selepas laga, Ruben Amorim mengakui timnya sedikit grogi dan kesulitan dalam mengatasi perlawanan Bilbao. Ia memuji performa yang ditampilkan tim peringkat La Liga tersebut.
"Kami sedikit kesulitan, terutama di babak pertama dan awal babak kedua. Jika anda melihat hasilnya, anda mungkin berpikir ini adalah permainan yang mudah, tetapi tidak begitu sampai kami menciptakan gol pertama," ujar Amorim.
Meski demikian, pelatih 40 tahun itu tetap menilai anak asuhnya lah yang pantas melenggang ke final.
"Kami sedikit cemas, tapi saya pikir kami pantas untuk melaju ke final," tandasnya.
Hasil ini membuat Man United melangkah ke partai puncak dengan keunggulan agregat 7-1 atas Atheltic Bilbao. Di laga pamungkas, United akan berjumpa sesama wakil Inggris, Tottenham Hotspurs yang juga berhasil mengandaskan lawannya di semifinal, Bodo/Glimt dengan agregat 1-5.
Duel tersebut akan digelar di Stadion San Mames atau markas Atheltic Bilbao, Kamis (22/5) mendatang.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
