
Sir Alex Ferguson mengangkat trofi UEFA Champions League bersama para pemainnya. (Andreu Dalmau/EPA
JawaPos.com – Istilah Treble Winner tentu sudah tidak asing lagi bagi para pencinta sepak bola. Istilah ini merujuk pada pencapaian luar biasa bagi sebuah tim yang berhasil memenangkan tiga trofi utama dalam satu musim kompetisi.
Biasanya, treble winner mencakup gelar liga domestik, piala domestik utama, dan piala kontinental seperti UEFA Champions League di Eropa atau Asian Champions League Elite di Asia.
Pencapaian ini dianggap sebagai salah satu prestasi paling bergengsi dalam sepak bola klub, di mana hal tersebut menunjukan dominasi sebuah klub di kompetisi nasional dan internasional.
Salah satu contoh paling ikonik adalah treble yang diraih Manchester United pada musim 1998/99 di bawah asuhan Sir Alex Ferguson. Dilansir dari talkSPORT, musim itu Setan Merah berhasil memenangkan Liga Premier, Piala FA, dan Liga Champions UEFA.
Laga final melawan Bayern Munich di Camp Nou pada 26 Mei 1999 menjadi legendaris dengan gol injury time Ole Gunnar Solskjaer pad menit 90+3’, gol itu membawa kemenangan drmtis untuk Manchester United.
Sejarah dan Klub yang Pernah jadi Treble Winner
Dilkutip dari UEFA, sejak pertama kali dicapai oleh Celtic pada musim 1966/67, hanya delapan klub Eropa yang berhasil meraih treble sejati.
Klub-klub tersebut adalah Ajax (1971/72), PSV Eindhoven (1987/88), Manchester United (1998/99), Barcelona (2008/09 dan 2014/15), Inter Milan (2009/10), Bayern Munich (2012/13 dan 2019/20), dan Manchester City (2022/23).
Barcelona dan Bayern Munich menjadi satu-satunya klub yang berhasil meraih treble sebanyak dua kali. Keberhasilan tim-tim ini menunjukkan kualitas pelatih, kedlaman skuad, serta mental juara yang konsisten sepanjang musim.
Kesuksesan Manchester United di musim 1998/99 juga tak lepas dari kerja taktis Sir Alex Ferguson dan mentalitas pemainnya yang tak menyerah hingga detik akhir, seperti saat membalikkan keadaan di final Liga Champions melawan Bayern Munich.
Kesulitan dan Tantangan Meraih Treble
Treble winner bukan hanya tentang menang banyak, tapi juga soal konsistensi dan kemampuan mengatasi tekanan tinggi di semua kompetisi. Jadwal yang padat membuat risiko cedera meningkat, sehingga manajemen rotasi menjadi kunci.
Pelatih dituntut cermat menyusun strategi jangka panjang, bukan hanya dari pertandingan ke pertandingan. Di sisi lain, tekanan dari fans dan media bisa mempengaruhi psikologi tim.
Tidak semua klub besar bisa mengelola ekspektasi publik, apalagi jika mereka juga berjuang di kompetisi Eropa yang membutuhkan gaya bermain dan pendekatan berbeda dibanding liga domestik.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
