Kiper Arsenal, David Raya ketika merayakan gol melawan Madrid di leg pertama (Dok. Marca)
JawaPos.com - Arsenal bakal menghadapi tantangan besar di Santiago Bernabéu pada Rabu (16/4) malam waktu setempat di leg kedua babak perempat final Liga Champions Eropa. Meski datang dengan keunggulan 3-0 dari leg pertama di London, laga di Madrid tetap bukan perkara mudah.
Keunggulan tiga gol memang jadi modal penting. Tapi bermain tandang melawan Real Madrid di Liga Champions jelas bukan skenario gampang untuk siapa pun.
Untungnya, Arsenal punya senjata ampuh, pertahanan mereka musim ini tergolong luar biasa. Meski bukan pemuncak klasemen Premier League, lini belakang mereka masih yang paling tangguh.
Menurut analisis yang dilakukan Marca, dari 32 laga Premier League yang sudah dijalani, Arsenal hanya kebobolan 27 gol. Sebagai perbandingan, Liverpool yang ada di puncak klasemen sudah kebobolan 31 gol.
Kunci dari kokohnya pertahanan Arsenal adalah performa David Raya di bawah mistar. Pemain asal Barcelona itu belum pernah kebobolan lebih dari dua gol dalam satu pertandingan pun musim ini. Tentu fakta tersebut cukup menyakitkan bagi Madrid yang membutuhkan minimal tiga gol untuk melakukan Remontada.
Raya juga tampil solid di Liga Champions. Dari delapan laga di fase awal, Arsenal hanya kebobolan tiga gol, terbukti sebagai salah satu pertahanan terbaik di kompetisi ini.
Kalau dihitung hingga babak perempat final, total kebobolan Raya cuma lima dari sepuluh pertandingan. Hebatnya lagi, dia mencatat enam clean sheet dari jumlah tersebut.
Neto sempat menggantikan di satu laga dan kebobolan satu gol. Secara keseluruhan, dari 49 laga di semua kompetisi musim ini, Arsenal sukses menjaga gawangnya tetap perawan di 18 pertandingan.
Itu artinya, 36,7% pertandingan Arsenal musim ini berakhir tanpa kebobolan. Catatan yang patut dibanggakan oleh Mikel Arteta dan pasukannya.
Skuad Arsenal sudah tiba di Madrid hari ini untuk persiapan laga besok. Komposisi starter diprediksi sama dengan saat di Emirates, meski Thomas Partey masih diragukan tampil.
Timber juga sempat mengalami cedera ringan, tapi mampu menyelesaikan laga akhir pekan lalu. Ia bermain selama 20 menit terakhir saat Arsenal menang atas Brentford.
Arteta harus memutar otak karena beberapa nama masih absen, seperti Tomiyasu, Calafiori, Havertz, Gabriel Jesus, dan Gabriel. Ditambah, Ben White cedera mendadak saat pemanasan jelang laga kontra Brentford.
Dengan segala keterbatasan itu, Arsenal tetap harus menjaga keunggulan mereka. Lini belakang yang tangguh akan jadi kunci, seperti yang telah menjadi kekuatan utama musim ini.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
